Mengendalikan Inflasi Dari Lahan Bekas Tambang Di Babel

- Senin, 19 September 2022 | 14:23 WIB
Mengendalikan Inflasi Dari Lahan Bekas Tambang Di Babel
Mengendalikan Inflasi Dari Lahan Bekas Tambang Di Babel

Floreseditorial.com - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan inovasi pertanian. Salah satunya melalui "Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen" di lahan bekas penambangan bijih timah untuk mengendalikan inflasi di pulau penghasil timah nomor dua terbesar di dunia itu.

Gerakan tanam pangan cepat panen seperti padi, cabai, bawang merah, jagung, sayur mayur, buah-buahan hingga budidaya ikan air tawar yang tengah digencarkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersinergi dengan PT Timah Tbk, Bank Indonesia, dan instansi terkait lainnya di lahan bekas penambangan bijih timah itu tidak hanya ampuh untuk mengendalikan inflasi daerah, tetapi juga efektif meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Inovasi pertanian dengan mengubah ribuan petak bekas tambang telantar menjadi lahan produktif ini, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait pengendalian inflasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan ekonomi global.

Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Rp214 Miliar Untuk BLT BBM di Papua Barat

Presiden Joko Widodo bahkan memberikan perhatian khusus kepada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengingat tingkat inflasi di Bangka Belitung yang tinggi di Pulau Sumatera. Lima dari 10 provinsi di Pulau Sumatera yang tinggi inflasinya, yaitu Jambi, Sumatera Barat, Kepulauan Babel, Aceh, dan Kepulauan Riau

"Saat ini inflasi Babel lima tertinggi di Pulau Sumatera," kata Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin.

Guna mengendalikan inflasi tersebut ditempuh gerakan menanam pangan cepat panen. Ini merupakan salah satu langkah yang disepakati bupati dan wali kota se-Provinsi Kepulauan Babel beserta pemangku kepentingan lainnya di lahan bekas penambangan bijih timah telantar.

Baca Juga: Brighton Tunjuk Mantan Pelatih Shakhtar Donetsk

Pemprov Babel sudah menyampaikan pengembangan pertanian cabai dan bawang merah di lahan bekas tambang ini kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan KSP mendukung program tersebut untuk mengendalikan inflasi.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSBK siap Tangkap Peluang Bisnis Properti di IKN

Jumat, 4 November 2022 | 14:57 WIB
X