Menyejahterakan NTT Lewat Elektrifikasi Hingga Pulau Paling Selatan

- Senin, 26 September 2022 | 16:24 WIB
Menyejahterakan NTT Lewat Elektrifikasi Hingga Pulau Paling Selatan
Menyejahterakan NTT Lewat Elektrifikasi Hingga Pulau Paling Selatan

Floreseditorial.com - PT PLN (Persero) terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri hingga pelosok, termasuk ke Kabupaten Rote Ndau, Rote.

Pulau paling selatan di Indonesia, yang juga salah satu desa terpencil di Nusa Tenggara Timur, itu juga tidak terlepas dari sentuhan BUMN yang bergerak di bidang energi kelistrikan tersebut.

Pemerintah, melalui penyertaan modal negara (PMN) dengan alokasi Rp258 miliar, menargetkan perusahaan setrum tersebut mampu menyalurkan listrik pada 97 desa terpencil di NTT pada tahun ini. Kehadiran listrik di 97 desa tersebut bakal menerangi 19.650 keluarga, meningkatkan produktivitas, dan kesejahteraan warga setempat.

Baca Juga: Tim SAR Mataram Menemukan Pemancing Yang Tenggelam Di Pantai Semeti

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan dengan dana PMN untuk melistriki desa merupakan komitmen negara hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pemerintah akan terus mengejar target elektrifikasi di seluruh penjuru Indonesia.

“PLN merupakan alat dari negara supaya negara bisa hadir, negara bisa sampai, dan tangan negara bisa dirasakan oleh seluruh penduduknya. Karena itu, PLN mendapatkan tugas dari negara untuk melistriki seluruh Indonesia," ucap Suahasil.

Hingga Juli 2022, realisasi rasio elektrifikasi Provinsi NTT telah mencapai 92,36 persen dengan keluarga yang sudah berlistrik mencapai 1,38 juta dari total 1,49 juta keluarga. Realisasi pada 2022 naik 3,35 persen dari akhir 2021, cukup signifikan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Gol Semata Wayang Perse Ende Gagalkan Persim Manggarai Melaju ke Final ETMC 2022 Lembata

Sejak 2019, kenaikan realisasi rasio elektrifikasi di NTT hanya berkisar 1 persen. Secara rinci, capaian elektrifikasi pada 2019 sebesar 86,33 persen, kemudian naik 0,98 persen (yoy) menjadi 87,31 persen pada 2020. Lalu, pada 2021 menjadi 89,01 persen atau naik 1,7 persen (yoy).

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSBK siap Tangkap Peluang Bisnis Properti di IKN

Jumat, 4 November 2022 | 14:57 WIB
X