Wall Street Berakhir Naik Tajam karena Imbal Hasil Obligasi Turun

- Kamis, 29 September 2022 | 10:47 WIB
Wall Street Berakhir Naik Tajam karena Imbal Hasil Obligasi Turun
Wall Street Berakhir Naik Tajam karena Imbal Hasil Obligasi Turun

Floreseditorial.com - Saham-saham di Wall Street naik tajam pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), menyusul aksi jual baru-baru ini, dibantu oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, sementara Apple jatuh karena kekhawatiran tentang permintaan iPhone.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 548,75 poin atau 1,88 persen, menjadi menetap di 29.683,74 poin. Indeks S&P 500 bertambah 71,75 poin atau 1,97 persen, menjadi berakhir di 3.719,04 poin, kenaikan satu hari terbesar sejak 10 Agustus. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 222,13 poin atau 2,05 persen, menjadi 11.051,64 poin.

S&P 500 mencatat kenaikan pertamanya dalam tujuh sesi setelah ditutup pada Selasa (27/9/2022) di level terendah sejak akhir 2020.

Baca Juga: 5 Tokoh Gembong PKI Dengan Kisah Tragis di Akhir Hidup

Semua dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dipimpin oleh lonjakan 4,4 persen di sektor energi seiring dengan kenaikan harga minyak dan lompatan 3,2 persen dalam layanan komunikasi.

Saham-saham megacaps yang sensitif suku bunga Microsoft, Amazon dan Meta Platforms reli karena imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun turun lebih dari 0,26 poin persentase dalam penurunan satu hari terbesar sejak 2009.

Mendorong imbal hasil lebih rendah pada obligasi pemerintah dengan jatuh tempo enam bulan dan lebih lama, bank sentral Inggris (BoE) mengatakan akan membeli obligasi Inggris jangka panjang dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk memulihkan stabilitas keuangan di pasar yang diguncang secara global oleh kebijakan fiskal pemerintah baru di London.

Baca Juga: Ternyata Asupan Air Sangat Penting untuk Perkembangan Anak, Begini Penjelasannya

"Imbal hasil pada obligasi pemerintah dua tahun telah naik terus-menerus selama beberapa minggu terakhir, dan untuk pertama kalinya kami melihatnya turun selama dua hari berturut-turut, dan itu membuat ekuitas beristirahat," kata Art Hogan, kepala strategi pasar di B. Riley Wealth.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSBK siap Tangkap Peluang Bisnis Properti di IKN

Jumat, 4 November 2022 | 14:57 WIB
X