SMART: Penyuluhan Pertanian Cerdas Untuk Swasembada Pangan

- Jumat, 4 November 2022 | 10:22 WIB
Penyuluhan pertanian
Penyuluhan pertanian

Floreseditorial.com - SMART merupakan singkatan dari Specific, Measurable, Actionary, Realistic, Time Frame, yaitu perumusan tujuan dilakukan dengan memperhatikan kriteria khas, dapat diukur, dapat dikerjakan/dapat dilakukan, sesuai kemampuan dan memiliki batasan waktu untuk mencapai tujuan.

Dalam kaitannya dengan penyuluhan pertanian, tentu yang dimaksudkan dengan "penyuluhan cerdas" (smart extension) adalah proses pendidikan nonformal (pembelajaran dan pemberdayaan) yang diberikan kepada petani beserta keluarganya agar dalam jangka pendek terjadi perubahan perilaku (sikap, tindakan, dan pengetahuan) ke arah yang lebih baik dan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Yang menarik untuk dibahas lebih dalam lagi adalah apa yang jadi pembeda utama penyuluhan pertanian biasa dengan penyuluhan pertanian cerdas?

Baca Juga: Ular Naga dan Gurita Raksasa, Simbol Bencana Alam yang Dipercaya Masyarakat Timur

Apakah proses penyuluhan pertanian yang selama ini dilakukan masih kurang cerdas? Atau ada hal lain, yang butuh pembaruan dari paradigma penyuluhan pertanian saat ini? Jawabannya tentu butuh penjelasan panjang dari semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Pembangunan pertanian tanpa dibarengi dengan penyuluhan pertanian sama saja dengan upaya sia-sia. Kisah sukses swasembada beras, misalnya, tidak mungkin akan dapat diraih bangsa ini tanpa kehadiran program penyuluhan pertanian.

Para penyuluh pertanian inilah yang mengajarkan tata cara budi daya yang efektif dan efisien dengan menerapkan sistem pertanian tangguh, berbasis inovasi, dan teknologi terbaru.

Baca Juga: Ini Caranya Agar Kamu Lolos Wawancara Kerja di Hari Pertama

Maka, kemudian wajar jika Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sering menyatakan, "Penyuluh Kuat, Pertanian Hebat".

Halaman:

Editor: Tolentino Mbagur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X