Rm. Rikard Mangu saat menjadi pembicara saat mengunjungi paroki Rangga (Foto: TeamYPF)

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – VIkep Labuan Bajo, Rm. Rikard Mangu menyoroti sikap kepolisian resor Manggarai Barat yang belakangan sering memusnahkan Sopi yang merupakan produk asli masyarakat Manggarai di kabupaten Manggarai Barat.

Hal ini disampaikan Vikep Labuan Bajo Saat berkunjung ke Paroki Rangga, Sabtu (16/02/2019).

Vikep yang juga merupakan Pastor paroki Labuan Bajo itu menuturkan bahwa dirinya akan mendekati pihak kepolisian Manggarai Barat agar meninjau kembali kebijakan untuk memusnahkan sopi sebagaimana yang terjadi selama ini.

VIkep Labuan Bajo itu berujar bahwa tidak semua kekacauan disebabkan karena adanya sopi.

Menurutnya sopi bagi orang Manggarai memiliki banyak arti dalam konteks budaya Manggarai.

“Dan untuk persoalan ini, Kapolres Mabar akan didekati supaya kebijakan ini dikaji bersama. Gereja juga akan melakukan pendekatan dengan pemerintah kabupaten dan juga akan melakukan pendekatan dengan Gubernur berkaitan dengan janjinya utk pemberdayaan petani sopi,” Tutur VIkep Labuan Bajo.

Sementara salah seorang warga asal Golo welu yang enggan namanya dimediakan itu mengatakan bahwa sopi bagi orang Kolang, Ndoso dan Pacar merupakan bagian dari kehidupan budaya dan ekonomi.

“Sudah cukup banyak masyarakat wilayah tersebut yang menjadi orang sukses karena orang tuanya bekerja sebagai penjual sopi. Bahkan ada yang sudah menjadi polisi karena orang tuanya bekerja sebagai penjualan sopi,” tuturnya.

Sopi bagi warga Manggarai Barat, katanya lebih lanjut, merupakan salah satu urat nadi perekonomian masyarakat.

“Kami berharap agar kebijakan ini (Pemusnahan Sopi,red) dapat dikaji ulang,” tukasnya.

Laporan : Jivansi Helmut

Tinggalkan Balasan