Ekososbud Wisata

Kamis, 1 Agustus 2019 - 21:46 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Peserta festival caci di Toka, desa Nanga Labang, kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur (Foto: TeamYPF/Andre Kornasen)

Peserta festival caci di Toka, desa Nanga Labang, kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur (Foto: TeamYPF/Andre Kornasen)

Membangun Pariwisata Berbasis Budaya

Floreseditorial.com, Borong – Pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur baru saja selesai menggelar sebuah hajatan festival caci ke dua yang diselenggarakan di lapangan Toka, Desa Nanga Labang, kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur.

Hajatan sekaligus ikhtiar dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian dan budaya di daerah ini merupakan wujud partisipasi dan kebersamaan guna membangun masyarakat Manggarai Timur yang hebat dan bermartabat melalui bidang seni, budaya dan pariwisata.

Selain itu, Pemerintah juga meyakini bahwa meyakini bahwa kegiatan Festival Caci ini juga memberikan dampak yang besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pada masa yang akan datang, mengingat pembangunan pariwisata sesungguhnya adalah investasi jangka panjang.

Kepala seksi promosi dinas pariwisata provinsi Nusa Tenggara Timur Agus harum kepada floreseditorial.com menjelaskan bahwa program pemerintah provinsi NTT adalah menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat.

“Oleh karena itu perlu sinergi program antara provinsi dan kabupaten,” kata Agus Jeharum.

Ia menambahkan bahwa jika pariwisata maju, maka sektor lainnya akan turut maju, sehingga wisata dijadikan lokomotif untuk menggerakkan sektor sektor lainnya.

“Harapannya adalah selain melestarikan budaya kita sendiri, kita juga turut mencegah derasnya arus globalisasi yang saat ini menembus lapisan masyarakat, sehingga dengan festival ini, anak anak muda dan generasi muda kita bisa kembali pada hakikat budaya kita yang sebenarnya,” tandasnya.

Sementara kepala dinas Pariwisata kabupaten Manggarai Timur Kanisius Judin menjelaskan bahwa festival caci diharapkan dapat membangun masyarakat berbasis budaya.

“Kita melestarikan budaya kita dari generasi ke generasi, selain itu kegiatan ini adalah bagian dari pembangunan, karena masyarakat dari 9 kecamatan turut di libatkan dalam kegiatan ini,” katanya.

Berikut Vidio penjelasan Kepala seksi promosi dinas pariwisata provinsi Nusa Tenggara Timur dan kepala dinas Pariwisata kabupaten Manggarai Timur.

Laporan : Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 3961 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya