Ende

Kamis, 30 Juli 2020 - 01:02 WIB

5 hari yang lalu

logo

Susana Laka, menggendong bayinya yang menderita hidrosealus. (Foto: Ist)

Susana Laka, menggendong bayinya yang menderita hidrosealus. (Foto: Ist)

Bayi Penderita Hidrosefalus Butuh Uluran Tangan

Ende, floreseditorial.com – Bayi laki-laki (7), asal Dusun Detusepa, Desa Rateroru, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, menderita penyakit hidrosefalus. Saat ini, buah kasih, Susana Laka, membutuhkan uluran tangan dari semua pihak untuk perawatan medisnya.

Kepada floreseditorial.com, Susana Laka, Ibu dari bayi itu, menuturkan, setelah melewati pemeriksaan medis, dokter menyimpulkan, anaknya mengalami penyakit hidrosefalus. Sebab, gejala klinisnya muncul sejak lahir, Januari 2020 lalu.

“Dari waktu ke waktu, kepala bayi, cenderung membesar hingga dua bola matanya nyaris keluar,” katanya.

Atas penderitaan yang dialami bayinya, tutur Susana Laka, dari pagi sampai malam hari bayinya menangis terus. Kepalanya semakin besar. Kuat dugaan, cairan di kepala semakin banyak.

Berdasarkan rekomendasi dokter, orang tua bayi naas itu berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis di Kota Ende. Dokter spesialis, terang Susana, hanya menyarankan untuk operasi di rumah sakit yang bisa menangani bayi pengidap hidrosefalus.

Hanya saja, di Flores, ceritanya, tidak ada rumah sakit yang mampu melakukan operasi bagi penderita hidrosefalus, kecuali rumah sakit di Bali atau di Jawa.

“Saya tidak tahu harus buat apa atas saran dokter spesialis itu. Sebab, kami tidak punya uang. Suami saya hanya buruh proyek dan saya ibu rumah tangga saja,” tutur Susana, sedih.

Kecuali itu, pihaknya hanya berdoa kepada Tuhan, agar Tuhan sembuhkan anaknya.

Untuk diketahui, Yayasan Caritas Keuskupan Agung Ende terlibat untuk menolong bayi malang itu. Pihak yayasan mengajak berbagai pihak untuk membantu pengobatan bayi malang itu. Bantuan dapat disalurkan melalui: Rekening Yayasan Caritas Keuskupan Agung Ende, BRI Unit Mautapaga Ende, No. rekening: 7886-01-004955-53-9. (ral)

Artikel ini telah dibaca 377 kali

Baca Lainnya
x