Cheap NFL Jerseys From China Wholesale Jerseys

Ende News

Kamis, 8 Oktober 2020 - 22:46 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Syrilus Dado Degu, melaporkan kasus pemukulan yang Ia alami ke Polres Ende, Rabu (7/10/2020). (Foto: Rian Laka)

Syrilus Dado Degu, melaporkan kasus pemukulan yang Ia alami ke Polres Ende, Rabu (7/10/2020). (Foto: Rian Laka)

Diduga Lecehkan Profesi, Wartawan PostNTT.com Adukan Oknum Pegawai PLTU Ropa ke Polres Ende

Ende, Floreseditorial.com – Kasus kriminalisasi terhadap jurnalis, lagi-lagi terjadi. Kali ini, hal itu dialami Wartawan Post NTT yang bertugas di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Syrilus Dado Degu.

Jurnalis yang dikenal kritis menyoroti sejumlah ketimpangan sosial di Kabupaten Ende itu, mendapatkan pukulan dari seorang oknum Pegawai PLTU Ropa, inisial VS.

Selain melayangkan pukulan, pelaku diduga melecehkan Profesi Jurnalis dengan menarik Identitas Pers milik Syrilus.

Atas kejadian yang menimpanya itu, Syrilus, langsung melaporkan pelaku ke Polres Ende.

Dalam laporannya, Syrilus menyampaikan, ancaman yang diterimanya itu terjadi saat Ia sedang mengikuti sebuah hajatan saudaranya di Kampung Wolondopo, Desa Woloau, Kecamatan Maurole, Rabu (7/10/2020).

Saat itu, kata Syirilus, pelaku tiba-tiba mendatanginya dan menanyakan perihal profesi.

“Apakah kau Wartawan?,” ujar Syirilus menirukan perkataan pelaku.

Diakui Syirilus, pertanyaan itu terus dilontarkan pelaku dengan keras secara berulang-ulang. Pelaku pun terus mengikuti korban hingga ke area sound system.

Merasa risih dengan sikap pelaku itu, Syirulus, akhirnya menjawab bahwa benar Ia berprofesi sebagai Wartawan dengan menunjukan Identitas Pers miliknya. Mendengar jawaban itu, kata Syirilus, pelaku langsung menyerangnya dengan pukulan.

“Saya tidak tahu masalahnya apa. Tiba-tiba Dia (Pelaku VS) datang dan menanyakan perihal pekerjaan saya. Dia tanya saya terus sampai akhirnya tarik Identitas Pers saya,” ungkapnya.

Kepada Polisi, Syrilus, mengatakan, kasus yang menimpanya itu membuat dirinya merasa bahwa profesinya sebagai seorang Jurnalis telah dilecehkan. Untuk itu, Ia berharap, Polisi dapat memproses kasus tersebut hingga tuntas.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ende, AKP Lorensius, saat dikonfirmasi media pada Kamis (8/10/2020), mengatakan, polisi sedang melakukan penyelidikan atas kasus itu.

“Kita masih lakukan penyelidikan. Polisi masih meminta keterangan terlapor serta para saksi,” kata AKP Lorensius. (ral)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya