Material longsor menutupi separuh badan Jalan Km 17 Ende.foto/team YPF/Nikolaus Tari.

Floreseditorial.com,Ende–Hujan yang selalu mengguyur wilayah Kabupaten Ende membuat ruas jalan Ende menuju Maumere, tepatnya di kilometer 17 dari kota Ende itu rawan longsor. Hal tersebut dikarenakan kondisi tebing yang curam dengan struktur tanah yang rawan longsor.

Pantauan media ini di lapangan, Kamis, 14/03/2019, ada tiga titik di kilometer 17 dari kota Ende terlihat tumpukan tanah dan batu-batu yang tergeletak di badan jalan akibat hujan yang melanda wilayah Ende Kamis dini hari. Tampak bahwa pemerintah selalu siaga menyiapkan alat berat untuk membersihkan material longsor tersebut.

Pantauan media, struktur tanah di kawasan tersebut terlihat mudah longsor saat musim hujan dan bisa mengakibatkan kecelakan bagi para pengguna jalan.

Saat diminta pendapat salah satu pengguna jalan, Antonius Ruga mengungkapkan pada saat musim hujan selalu terjadi longsor di kilometer 17 dari kota Ende itu.

“Jalan utama yang menghubung Kecamatan di wilayah utara kabupaten Ende dan Kabupaten Sikka ini sangat tidak nyaman bagi pengguna jalan karena area ini sangat rawan longsor” jelas Antonius.

karena itu, ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Ende untuk membuat jalur alternatif lain yang menghubungkan wilayah utara kabupaten Ende dan Kabupaten Sikka demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Senada disampaikan oleh Raynoldi Oktora yang juga menuturkan bahwa dirinya juga sangat prihatin dengan kondisi jalan tersebut.

Menurutnya, keselamatan bagi pengguna jalan adalah paling utama.

“Dihimbau kepada masyarakat yang melintasi jalur tersebut. Bagi warga yang beraktivitas di sekitar area tersebut agar perlu hati-hati.

Sementara untuk penduduk yang bermukim di area tersebut harus selalu siaga saat hujan.

Laporan : Nikolaus Tari
Editor: Hardy Sungkang

Loading...

Bijaksanalah dalam berkomentar. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. Baca Kebijakan berkomentar disini

Tinggalkan Balasan