Pastor Danny Matheus (Foto: TeamYPF)

Orang Flores Berhentilah Cari Kerja di Malaysia

Beberapa waktu lalu, Pastor Danny Matheus, datang berlibur ke Indonesia dan mengunjungi Paroki Datak, kecamatan Welak, kabupaten Manggarai Barat

Dalam kunjungannya sejak tanggal 3 hingga 5 Januari 2019 itu, pastor berdarah Perancis dan India ini menyempatkan diri bertatap muka dengan tokoh-tokoh Gereja di pusat Paroki Datak, kabupaten Manggarai Barat.

Selain menemui para tokoh-tokoh gereja, pastor yang sudah 17 tahun menjadi Imam Katholik itu juga menyempatkan diri bertemu para pelajar dan masyarakat di wilayah Lancing, Desa Pengka, Kecamatan Welak, kabupaten Manggarai Barat.

Media inipun diberikan kesempatan untuk mewawancarai pastor yang bertugas di Gereja St. Antonius Negri Sembilan Malaysia itu.

Melalu media ini, ia meminta agar orang Flores berhenti mencari kerja di Malaysia.

“Cukup sudah pergi ke Malaysia, apalagi kalau pergi dengan cara ilegal,” ujarnya.

Pastor Deny menceritakan bahwa banyak orang Flores mengalami penindasan dari majikan tempat mereka bekerja dan para TKI yang ilegal seringkali dikejar-kejar oleh aparat.

“Bahkan ada yang dipenjara dan mati,” cerita Pastor Danny.

Pastor yang sudah menjadi imam selama 17 tahun itu mengatakan bahwa ia pernah memberkati pekuburan tanpa identitas di Malaysia.

“Beberapa informan memberikan informasi kepada saya tentang banyak orang Katolik yang sudah meninggal di Malaysia dan dikuburkan begitu saja,” ceritanya.

Danny yang pernah menjadi guru geografi sebelum menjadi imam itu mengatakan bahwa paroki yang dipimpinnya pernah mengumpulkan dana untuk pembiayaan pengiriman jenasah orang ke Flores.

Berdasarkan pelbagai kasus yang dialaminya, maka ia mengajak agar orang flores berhenti pergi mencari kerja di Malaysia.

Lebih lanjut dia menceritakan bahwa jikalau ada keluarga yang sudah bertahun – tahun ke sana dan belum pulang serta tak ada informasi yang jelas terkait keberadaannya, maka ada beberapa kemungkinan yang terjadi.

“Pertama, yang bersangkutan sudah mendekam di Penjara dan yang kedua yang bersangkutan sudah meninggal atau yang ketiga, dia sudah mapan sebagai orang kaya di Malaysia,” ceritanya.

Di Stasi Molotkondo, Paroki Datak, Pastor Danny mengatakan bahwa di Manggarai Barat, banyak lahan yang subur.

“Sebaiknya kerja di sini,” pintanya.

Beliau percaya bahwa jika bekerja di sini, akan menjadi orang baik dan sukses ketika tekun menjalin pekerjaan, tanpa harus pergi ke Malaysia,” tutup Pastor Danny

Laporan : Jivansi Helmut

Komentar Anda?

1 KOMENTAR

Comments are closed.