Riset: Nikotin Bukan Penyebab Gangguan Pertahanan Gusi Terhadap Bakteri

- Selasa, 27 September 2022 | 15:57 WIB
Riset: Nikotin Bukan Penyebab Gangguan Pertahanan Gusi Terhadap Bakteri
Riset: Nikotin Bukan Penyebab Gangguan Pertahanan Gusi Terhadap Bakteri

Floreseditorial.com - Penelitian yang dilakukan akademisi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Bandung bertajuk “Respon Gusi Pada Pengguna Vape Saat Mengalami Peradangan Gusi (Gingivitas Experimental)" menemukan bahwa nikotin bukanlah penyebab gangguan pertahanan gusi terhadap bakteri.

Salah satu peneliti, Amaliya, menjelaskan penelitian klinis tersebut digelar untuk mengetahui sejauh mana produk tembakau alternatif, yang diklaim memiliki risiko lebih rendah daripada rokok, memiliki dampak pertahanan gusi terhadap bakteri plak gigi pada pengguna vape dibandingkan gusi para perokok yang tidak beralih.

“Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengguna vape yang telah berhenti dari merokok menunjukkan perbaikan kualitas gusi yang dibuktikan dengan tingkat peradangan dan pendarahan gusi yang sama seperti yang dialami oleh non-perokok.

Baca Juga: Keputusan PPK Dapat Dicabut BKN Jika Melanggar NSPK, Benarkah?

Artinya, kondisi pertahanan gusi pengguna vape telah kembali normal,” ujar Amaliya dalam paparannya pada Senin (26/9).

Lebih lanjut ia meneruskan nikotin selama ini dianggap sebagai penyebab gangguan pertahanan gusi dengan ditandai oleh penyempitan pembuluh darah pada gusi.

Tetapi pada penelitian terlihat bahwa pengguna vape dengan cairan e-liquid yang mengandung nikotin tidak memperlihatkan gangguan pertahanan tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan (preliminary study), hal itu menunjukkan nikotin bukan penyebab utama penyempitan pembuluh darah pada gusi, serta pertahanan gusi pengguna vape hampir menyerupai kondisi gusi pada non-perokok.

Baca Juga: Korlantas Berlakukan Buka Tutup Jalan Tertentu saat KTT G20

“Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh kandungan lain dari rokok, bukan nikotin sehingga perlu diteliti lebih lanjut,” tegas Amaliya.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X