Mitos atau Fakta? Pulau Rusa di NTT, Surga bagi para Arwah

- Rabu, 16 November 2022 | 10:39 WIB
Pulau Rusa di Kabupaten Alor, Rumah bagi para Arwah (Sumber foto: Facebook)
Pulau Rusa di Kabupaten Alor, Rumah bagi para Arwah (Sumber foto: Facebook)


Floreseditorial.com – Mitos atau fakta, pulau Rusa yang masuk kawasan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) diyakini merupakan surga bagi para arwah">arwah yang telah meninggal dunia?


Pertanyaan sukar ini seringkali muncul tatkala menghadapi sebuah keyakinan tradisional yang menyatakan bahwa pulau Rusa merupakan surga atau tempat hidup bagi para arwah">arwah. Kok bisa?


Keyakinan tradisional yang unik dan aneh ini dipercayai kebenarannnya oleh masyarakat suku bangsa Kedang di Kecamatan Omesuri dan Buyasuri, Kabupaten Lembata.

Baca Juga: Ini 4 Zodiak Paling Bahagia di Tahun 2023, Rezeki Datang dari Semua Bidang Usaha
Orang Kedang, merupakan sekelompok masyarakat yang menghuni bagian timur pulau Lembata; mereka memiliki bahasa daerah dan kebudayaan lokal tersendiri yang menjadikan mereka amat unik.


Menurut keyakinan orang Kedang, pulau Rusa (Nuha) – letaknya di bagian timur pulau Lembata terapung di atas laut Sawu – merupakan tempat hidup atau surga bagi para arwah">arwah.


Sedangkan pada bagian barat pulau Rusa terdapat sebuah daratan kecil yang oleh orang Kedang disebut Wa’ Balu’ yang diyakini merupakan tempat persiapan atau pembersihan diri sebelum para arwah">arwah pindah ke pulau Rusa (Nuha) sebagai surga atau tempat tinggal terakhir bagi para arwah">arwah.

Baca Juga: 5 Ini Zodiak Ternyata Suka Membantu Orang Lain Hingga Lupa Diri
Menurut kesaksian beberapa orang yang pernah bertualang ke pulau Rusa, di tempat ini sering terdengar suara-suara aneh atau kejadian yang tak biasa.


Ada yang bilang, jika mereka pergi mencari ikan di laut sekitar pulau Rusa, sering terdengar suara tangisan, nyanyian kegembiraan atau bunyi gong gendang yang tak tahu persis sumber suaranya.


Suara tangisan itu diyakini para arwah">arwah sedang bersedih karena pergi meninggalkan sanak saudaranya atau bersedih karena ia tidak menemukan para arwah">arwah lain yang merupakan kenalan atau keluarganya.

Baca Juga: Simak, 5 Weton Ini Dijuluki Si Pahit Lidah,Ucapan dan Tutur Katanya Harus Dijaga Lantaran Sering Jadi Kenyatan
Suara nyanyian dan gong gendang pertanda kegembiaraan karena ada arwah">arwah baru yang masuk bergabung, maka para arwah">arwah yang sudah lebih dahulu hidup di pulau Rusa menyambut mereka dengan tarian meriah diiringi musik gong gendang.

Halaman:

Editor: Tolentino Mbagur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X