Cheap NFL Jerseys From China Wholesale Jerseys

Headline News Pendidikan

Jumat, 13 November 2020 - 18:42 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Ibunda EDJ, Anastasia Sama, saat menerima bantuan uang dari Anggota Tim Advokasi Hukum dan Kemanusiaan (TAHK). (Foto: Yeremias Y. Sere)

Ibunda EDJ, Anastasia Sama, saat menerima bantuan uang dari Anggota Tim Advokasi Hukum dan Kemanusiaan (TAHK). (Foto: Yeremias Y. Sere)

13 Advokat di Sikka Bantu Biaya Pendidikan EDJ

Sikka, Floreseditorial.com – 13 Advokat yang tergabung dalam Tim Advokasi Hukum dan Kemanusiaan (TAHK), spontan memberikan bantuan biaya pendidikan seadanya kepada, EDJ, korban pemerkosaan anak di bawah umur. Hal tersebut dilakukan TAHK karena mendengar pengakuan orang tua, EDJ, setelah selesai mengikuti Sidang Mediasi lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Maumere, Rabu (11/11/2020).

Informasi yang diperoleh Floreseditorial.com, diakui orang tua EDJ, bahwa anak mereka yang saat ini duduk di bangku SMA dan sementara mengikuti ujian itu, belum melunasi keuangan sekolahnya. Terhadap pengakuan itu, Anggota TAHK pun akhirnya secara spontan mengumpulkan uang untuk membayar uang sekolah klien mereka tersebut.

Ketua TAHK, Yohanes Domi Tukan, mengatakan, bantuan itu diberikan secara sukarela dan spontanitas dari TAHK, sebagai Kuasa Hukum, EDJ, dalam Perkara Perdata itu. Bantuan tersebut diberikan lantaran orang tua, EDJ, mendapat telepon dari sekolah untuk segera membayar uang sekolah, di mana saat ini, EDJ, sedang mengikuti ujian. Jika tidak membayar uang sekolah, akan ada konsekuensi dari sekolah.

“Karena untuk kepentingan kemanusian dan alasan pendidikan anak, maka ini gerakan spontanitas hanya dari TAHK sebagai Kuasa Hukum, EDJ, agar Ia tidak kehilangan hak untuk mendapatkan pendidikan di negeri ini,” terangnya.

Ia menambahkan, salah satu hak anak yaitu hak mendapatkan pendidikan yang layak dan hal itu dijamin oleh negara. Tetapi, dalam Perkara Perdata ini, negara membiarkan, EDJ, menelantarkannya hingga orang tuanya juga kesulitan mendapatkan penghasilan demi menyekolahkan anak mereka.

“Maka dari itu, kami mencoba membantu, EDJ, dan membantu negara ini demi pemenuhan hak-hak dasarnya, termasuk hak untuk mendapatkan pendidikan,” jelasnya.

Anggota TAHK lainnya, Alfonsus Hilarius Ase, yang menyerahkan bantuan secara langsung kepada orang tua, EDJ, mengatakan, ini merupakan bantuan spontan yang bisa dikumpulkan sebagai Tim Kuasa Hukum Penggugat, untuk biaya sekolah, EDJ.

“Kalau uangnya masih lebih, maka bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari lainnya,” ungkapnya.

Senada, Ketua Peradi Kabupaten Sikka, yang juga merupakan Anggota TAHK, Marianus Reynaldy Laka, menyampaikan kepada orang tua, EDJ, jikalau masih mengalami kekurangan mengenai biaya pendidikan, maka jangan sungkan-sungkan untuk memberitahukan kepada pihaknya.

“Ini kemanusiaan, jadi intinya, kami akan terus berjuang sampai sekolahnya, EDJ, bisa selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, Anastasia Sama, Ibu dari EDJ, yang menerima bantuan secara spontan dari 13 Anggota TAHK, merasa terharu dan mengucapkan terima kasih untuk bantuan keuangan sekolah terhadap anaknya.

“Terima kasih semuanya, sudah bisa bantu kami, kami orang susah,” sebutnya singkat sembari meneteskan air mata. (ric)

Artikel ini telah dibaca 2240 kali

Baca Lainnya