Adven S. Peding (Foto:TeamYPF)

FLORESEDITORIAL.COM, BORONG – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur Adven S. Peding kembali menyoroti kinerja BLUD SPAM Manggarai Timur yang dipandang tidak profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kabupaten Manggarai Timur khususnya masyarakat kota Borong dan sekitarnya.

Ditemui dikediamannya pada Jumat (02/11/2018), anggota DPRD sekaligus ketua partai Nasional Demokrat (NasDem) kabupaten Manggarai Timur itu menjelaskan bahwa hingga saat ini masih banyak warga kota Borong dan sekitarnya yang terpaksa harus minum air yang tercemar dari sungai hanya karena tidak profesionalnya management internal BLUD SPAM Manggarai Timur.

Kata Adven, di beberapa wilayah di pinggiran Kota Borong hingga saat ini masih minim air dari kali yang sudah tercemar.

“Misalnya warga Sok dan sekitarnya yang harus minum air Wae Laku dan Wae Musur dan Warga Tanggo yang hingga saat ini masih minum air dari Wae Bobo, dimana mereka harus minum air dari kali dan di tempat yang sama ratusan pemilik kendaraan bermotor juga menjadikan kali sebagai tempat mencuci kendaraannya,” ungkap Adven Peding.

Ia menjelaskan bahwa, beberapa waktu lalu, Fraksi Partai NasDem telah menyampaikan keluhan masyarakat dari wilayah tersebut disidang Paripurna DPRD.

“Dan saat itu pejabat Bupati Matim pak Andreas Agas sudah memerintahkan BLUD SPAM Matim untuk menyelesaikan persoalan dan meningkatkan kualitas pelayanan BLUD SPAM di kedua wilayah itu, namun nyatanya hingga kini tak kunjung direalisasikan, padahal sudah banyak uang daerah yang digelontorkan untuk masalah air minum ini” tutur Adven Peding.

Ia menjelaskan bahwa, tidak profesionalnya management BLUD SPAM Manggarai Timur  membuat banyak warga Borong dan sekitarnya terpaksa minum air yang tercemar.

“Padahal jika sejumlah titik sumber air yang ada dioptimalkan dan pelayanan BLUD SPAM Manggarai Timur lebih profesional, saya yakin orang Borong dan sekitarnya tidak akan kekurangan air bersih. Tolong jangan paksa warga Borong dan sekitarnya minum air yang tidak hanya karena management BLUD SPAM yang tidak Profesional,” tukasnya.

Laporan : Yon Sahaja

Komentar Anda?