Headline

Jumat, 5 April 2019 - 22:31 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Andre Garu saat menggelar kegiatan konsolidasi Partai di Borong (Foto: TeamYPF)

Andre Garu saat menggelar kegiatan konsolidasi Partai di Borong (Foto: TeamYPF)

Andre Garu: Lembaga Survei Itu Omong Kosong

Floreseditorial.com, Borong – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Anggota Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Adrianus Garu tidak mempercayai lembaga survei terkait Elektabilas Partai Hati Nurani yang menurun.

Hal itu disampaikan saat ditemui sejumlah media Kamis (4/4) usai menggelar kegiatan konsolidasi Partai di Borong,Kamis (4/4) mengaku bahwa lembaga Survei itu omong kosong ” saya bilang, Lembaga survey itu omong kosong, Itu hanya penipuan publik. Coba kalau mereka survey 178  juta orang di indonensia, baru kita akui dan itu baru akurat, Karena sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan KPU”katanya.

Andre sapaan akrabnya mengatakan Partai Hanura mendapatkan hasil survei 2,5 persen dan tak lolos ambang batas parlemen/parliamentary threshold (PT) dan itu tidak benar.  Pada  pemilu tahun 2014, Partai hanura itu, berhasil mendapatkan kursi di senayan. Dengan memperoleh 5.26 %, dengan asumsi suara 6.5 juta jiwa. Nah, lanjut dia, pemiluh kali ini, hanya 5.8 juta suara. Untuk mencapai 4 % sesuai dengan ambang batas parlemen (Palamentary Threshold)
“Partai Hanura sudah punya dasar 6,5 juta suara, ko diragukan. Sementara yang diminta hanya 4 %, yaitu 5,8 juta suara. Nah, tentu pemiluh kali ini, Hanura optimis mendapatkan 7 %, dengan asumsi kurang lebih 9 juta jiwa,”katanya.

Dia juga mengatakan rakyat tidak perlu ragu dari Partai Hanura. 178 juta rakyat indonensia. Yang menjadi sampling itu hanya 2 ribu saja. “Ini kan tidak masuk akal,” kata Andre, isu dari lembaga survei tersebut sengaja dimainkan untuk mengurangi arus dukungan masyarakat di Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) satu yang meliputi, Flores, Alor dan Lembata.
“Jadi, saya sudah tau, permainan partai -partai setan itu. Yang mengatakan lu tidak masuk. Memangnya pemiluh sudah usai. Nah, itu partai bodoh yang mengatakan Hanura tidak bisa masuk,” ungkapnya.

Loading...

Dia juga menegaskan kepada seluruh masyarakat supaya tidak  kwatir. Tugas rakyat adalah ke TPS untuk mentukan pilihan sesuai dengan hati nurani. Tapi jangan pilih pake suara lusifer. Karena dikasi sedekah, dikasi sumbangan, kita pilih dia. 

Rakyat juga harus cerdas memilih supaya lahir itu pemimpin yang baik. Untuk nasib rakyat. Karena suara rakyat adalah suara Tuhan dan Itu adalah komitmen dari Partai Hanura. Boleh tidak pilih Hanura, tapi harus pilih dengan hati nurani. Supaya tidak masuk suara setan. Karena suara rakyat adalah suara Tuhan.

Kebanyak informasi yang berkembang Itu hoaks, Kalau isunya adalah dari 178 juta masyarakat indonensia jadikan sample, itu baru benar. “Ini kan hoaks, hanya di ambikan 2 ribu orang di pinggir jalan. Bukan tanya pada masyarakat”katanya.Sementara, Wajib pilih di Indonensia 178 ribu jiwa. Makanya saya bilang, Konyol itu lembaga. Saya tidak sepakat, kalau lembaga survey itu ada. Harus dibubarkan itu. Itu hoaks.

Dia juga mengatakan lembaga Survei harus dibubarkan karena itu provokator. Berhentilah menyebarkan kecemasan, dan membohongi rakyat dorong politisi yang baik yang mempunya hati nurani,”

Dia juga berharap kepada seluruh kader dan politisi Partai Hanura untuk tetap mengedepankan profesionalitas dalam berdemokrasi. Tunjukanlah bahwa kita cinta kepada rakyat ” saya pesan kepada seluruh kader hanura mari memberikan pendidikan politik dan mengenalkan diri kepada rakyat, supaya masyarakat tau. Dan harus menyampaikan gagasan dan pemahaman politik kepada masyarakat”ungkapnya.  

Laporan : Yon Sahaja

Artikel ini telah dibaca 104 kali

Baca Lainnya