Headline

Senin, 9 September 2019 - 08:06 WIB

7 hari yang lalu

logo

Kornelis Basot (Foto: TeamYPF/Andre Kornasen)

Kornelis Basot (Foto: TeamYPF/Andre Kornasen)

Babat Pohon Warga Secara Membabi Buta, Warga Poco Ranaka Timur Adukan PT Telaga Ke Polisi

Floreseditorial.com, Borong – Warga Desa Rende Nao, kecamatan Poco Ranaka Timur melayangkan pengaduan ke Pospol Mano perihal tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh mitra PLN dalam hal ini PT. Telaga yang telah membabat tanpa izin sejumlah tanaman milik warga di desa tersebut.

Beberapa pohon dan tanamannya milik warga yang ditebang dan mengalami dampak akibat penanaman jaringan listrik milik PLN dikawasan tersebut seperti pohon dadar, Mahoni, Ampupu , cengkih, kopi dan puluhan tanaman hasil bumi milik warga lainnya.

Sikap Membabi Buta petugas PT.Telaga ini membuat warga geram.

“Kita tidak menentang program listrik masuk desa, tetapi apakah program ini harus mengorbankan aset rakyat, sehingga mereka membabat tanaman warga tanpa izin dan tanpa sosialisasi,” kata Korenelis Basot, warga Desa Rende Nao pada media ini, Minggu (08/09).

Kata dia, pembabatan terhadap tanaman warga telah dilakukan sejak bulan Juli silam dan dilakukan Tanpa sosialisasi pada warga.

“Bukan cuma tanaman saya yang mengalami dampak akibat tindakan mereka ini, ada banyak tanaman di kebun warga lainnya,” tandas Kornelis.

Ia menjelaskan, atas tindakan tersebut, beberapa hari yang lalu dirinya telah melapor ke Pospol Mano.

“Besok (Hari ini Senin, 09/09/2019,red), saya akan ke Pospol Mano dan langsung ke Polres Manggarai, untuk mengadukan hal ini,” kata Korenelis Basot.

Kata dia warga setempat menghendaki agar warga dibiarkan untuk menebang tanamannya sendiri dengan maksud meminimalisir banyaknya tanaman lain yang menjadi korban.

“Kalau kita sendiri yang tebang, kan kita bisa pangkas baik baik dulu, supaya tanaman lain tidak jadi korban. Tetapi mereka datang tebang sendiri, tanpa izin pemilik kebun, sehingga banyak tanaman lain seperti kopi, cengkih dan lainnya yang patah,” jelas Kornelis Basot.

Sementara hingga kini, media ini belum berhasil menghubungi pihak PT. Telaga.

Laporan : Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 528 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya