Headline

Kamis, 24 Oktober 2019 - 10:06 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Aparat kepolisian bersama warga saat berada di lokasi penemuan jasad bayi (Foto:Humas Polres Manggari)

Aparat kepolisian bersama warga saat berada di lokasi penemuan jasad bayi (Foto:Humas Polres Manggari)

Miris, Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Kali Ngalileok Ngencung Kelurahan Watu

floreseditorial.com, Ruteng- Lagi-lagi, peristiwa pembuangan bayi oleh orang yang tidak bertanggungjawab kembali terjadi di kali Ngali Leok Ngencung, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (24/19). Peristiwa naas tersebut diketahui sekitar pukul 07:00 wita, saat seorang ibu hendak memberikan makanan babi di kandang dekat lokasi tersebut.

Menurut kesaksian mama Ipi, selaku saksi pertama penemuan bayi tersebut, bahwa awalnya ia berjalan melintasi jalan stapak di kebun belakang rumahnya untuk memberi makanan babi dengan jarak sekitar 50 meter. Dalam perjalanan itu, ia penasaran melihat satu buah kantong kresek warna hitam yang dikerumuni lalat. Ia pun mendekat objek tersebut dan merasakan aroma bau busuk. Namun, Sang ibu itu pun tidak berani membuka kantong tersebut, sehingga dirinya langsung lari memanggil tetangga rumahnya, yakni bapak Jon Sudin dan Bapak Vinsen untuk membuka kantong tersebut.

“Saya penasaran dengan kantong hitam tersebut, sehingga saya pun mendekatinya. Namun, semakin saya mendekat ke lokasi itu, saya mencium aroma bau busuk yang diduga dari dalam kantong tersebut. Entah karena masih panik, saya pun memanggil tetangga saya untuk membuka kantong itu. Eh, ternyata bayi sudah meninggal dan bau busuk,” kisah mama Ipi kepada Floreseditorial.com

Saking penasaran, mereka pun membukanya dan serentak kaget ketika isi kantong tersebut seorang malaikat kecil (bayi) sudah tak bernyawa dan bau busuk. Setelah mereka ketahui bahwa isi kantong tersebut adalah sosok seorang bayi perempuan yang tidak bernyawa lagi, mereka pun serentak memberitahukan ke kantor Lurah Watu dan Babinkamtibmas bersama Babinsa dan warga sekitar. Mendengar kabar itu warga sekitar mulai berkerumun di Tempat Kejadian Peristiwa.

Mama Ipi selaku saksi pertama melihat kantong bayi tersebut mengungkapkan bahwa dugaan bayi tersebut dibuang pada malam hari. Hal itu pun diungkapkan oleh Mama Ipi bahwa kemarin sore ia tidak melihat kantong tersebut saat ia melintasi jalan tersebut.

“Saya baru melihat kantong tersebut hari ini, karena kemarin sore pada saat saya melewati jalan ini kantong itu tidak ada. Dugaan saya bahwa kantong berisi bayi tersebut kemungkinan dibuang pada tengah malam”, tambah Mama Ipi.

Setelah diketahui bahwa kantong tersebut berisi bayi, maka petugas identifikasi sat Reskrim Manggarai segera mengantarnya ke kamar mayat BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng untuk dimandikan dan dibungkus. Setelah itu, pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Manggarai untuk pemakaman bayi tersebut. Mengingat bahwa bayi itu sudah mulai rusak. Hasil pemeriksaan dokter bayi tersebut diperkirakan suda berusia 3 atau 4 hari.

Pantauan floreseditorial.com di loksi kejadian tampak Lurah watu, Bhabinkamtibmas dan Babinsa kelurahan watu hadir di TKP. Hampir semua warga Ngencung, Kelurahan Watu tempat kejadian menyaksikan peristiwa tersebut. Saat itu pun, petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu, Bripka Andi Darma menghimbau kepada seluruh warga yang ada di TKP agar segera menginformasikan kepada mereka, jika mengetahui informasi terkait orang yang dicurigai sebagai ibu/pelaku dari mayat tersebut.

Laporan: Hardy Sungkang

Artikel ini telah dibaca 2774 kali

Baca Lainnya
x