Headline

Selasa, 10 September 2019 - 08:58 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Ronal Tarsan, ketua AJO Manggarai (Ist)

Ronal Tarsan, ketua AJO Manggarai (Ist)

Pemkab Matim Diminta Jangan Gaji THL Untuk Jadi Wartawan

Floreseditorial.com, Borong – Aliansi Jurnalis Online (AJO) Kabupaten Manggarai meminta agar Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas mengevaluasi setiap pegawai honorer atau Tenaga Harian Lepas (THL) yang juga merangkap menjadi wartawan di berbagai media.

Hal ini disampaikan oleh Ketua AJO Manggarai Ronald Tarsan saat menggelar pertemuan bersama sejumlah media online di kabupaten Manggarai pada Senin (09/09) di sekretariat AJO, di Ruteng, kabupaten Manggarai.

“AJO mendapatkan laporan bahwa ada pegawai THL di kabupaten Manggarai Timur atas nama Mulia Donan yang juga merangkap tugas sebagai wartawan atau responden yang gemar menulis kegiatan pemerintahan di salah satu media online. Apalagi oknum yang bersangkutan bertugas di bagian HUMAS Pemkab Manggarai Timur” kata Ronald.

Menurutnya, Jika semua THL di Matim seperti ini, maka akan terjadi “conflict of interest” atau konflik kepentingan dan hal tersebut dapat merusak citra Jurnalis.

“Misalnya, media tidak bisa menjalankan tugas jurnalistik secara independen sesuai kode etik. Tulisan wartawan yang juga menjadi THL juga akan mewakili kepentingan pemerintah. Hal Itulah yang merusak citra jurnalis di mata masyarakat,” kata Ronald.

Ia menjelaskan bahwa jika yang bersangkutan ingin menjadi Jurnalis, maka yang bersangkutan diharapkan untuk mengundurkan diri dari THL di kabupaten Manggarai Timur dan bergabung secara resmi dalam organisasi Jurnalis Online yang ada.

“Bergabung di media massa yah harus mengundurkan diri dari THL. Biaya THL itu diambil dari uang negara. Jadi siapa pun yang bekerja sebagai THL harus tunduk terhadap Perda APBD sebagai payung hukum anggaran THL di Manggarai Timur.

Sebaliknya kata Ronal, Apabila THL yang bersangkutan bertugas sebagai Humas Pemerintah Kabupaten maka yang bersangkutan wajib menulis berita di website humas sebagai saluran pemerintah daerah.

Dalam penjelasan tersebut, Ronal menambahkan bahwa pihaknya akan menyampaikan pemberitahuan kepada media yang diduga menjadi tempat oknum THL tersebut bertugas.

“Jangan sampai media tersebut belum tau kalau dia ini THL,” tandas Ronal.

Ia mendesak agar Bupati Manggarai Timur harus memecat THL yang melanggar aturan itu dan diharapkan semua wartawan Manggarai Timur untuk memantau kinerja THL di Humas Manggarai Timur itu.

“Jangan sampai mereka digaji oleh daerah untuk menjadi wartawan atau penulis di sebuah media online” kata ketua AJO Manggarai itu.

Pada bagian akhir penjelasannya Ronal menegaskan bahwa anggaran Perjalanan Dinas sebagai THL jangan sampai digunakan untuk meliput kegiatan jurnalistik.

“Kalau bisa dicek semua karya jurnalistik yang sudah dimuat di media online itu, jangan sampai yang bersangkutan menggunakan anggaran negara atau anggaran daerah untuk meliput atau melakukan tugas jurnalistik,” tukas Ronal.

Sementara hingga kini, media belum berhasil mengkonfirmasi pihak humas Pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur terkait adanya THL yang dikabarkan juga bertugas sebagai wartawan itu.

Laporan :Yopie Moon

Artikel ini telah dibaca 881 kali

Baca Lainnya
x