• Sabtu, 28 Mei 2022

Staf Bupati Sitaro Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 692 Juta

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:18 WIB
Ilustrasi korupsi dana Pemilu 2014 oleh dua pejabat KPUD Maluku
Ilustrasi korupsi dana Pemilu 2014 oleh dua pejabat KPUD Maluku

 

Floreseditorial.com - Oknum staf ahli Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), berinisial NET ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa senilai Rp Rp 692,9 juta. Dia ditahan bersama tersangka lain berinisial AM yang ditetapkan Kejari Sitaro.

"Tersangka sementara ada dua," kata Plh Kasi Intel Kejari Sitaro, Lintong Samuel, saat dikonfirmasi media, Kamis (12/5/2022).

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Sitaro setelah terbukti menyelewengkan dana pengadaan lampu jalan solar cell tahun anggaran 2020. Pihaknya pun belum mau sesumbar terkait keterlibatan pelaku lain.

"Tersangka baru belum, kita lihat proses sidang nanti," ujar Lintong Samuel.

Kedua tersangka pun langsung dititip ke Polsek Sitaro untuk dilakukan penahanan sejak Rabu (11/5). Kejari Sitaro pun segera memproses berkas perkara tersangka untuk dilimpahkan ke pengadilan.

Diketahui penetapan tersangka berdasarkan hasil audit anggaran pengadaan solar cell yang digunakan dari dana desa. Dari hasil pemeriksaan bernomor: 009/LHP-AI/INSPEK/XII-2021 tanggal 9 Desember 2021, diperoleh jumlah kerugian keuangan negara Rp 692.902.000.

"Dugaannya motif untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain," tuturnya.
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kepulauan Sitaro. Saat itu NET bekerja sama dengan tersangka AM sebagai penyedia barang solar cell di 9 desa.

"Akibat perbuatan para tersangka berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara atas pekerjaan pengadaan lampu jalan solar cell tahun anggaran 2020," sebut dia.

Halaman:

Editor: Aris Yudhivan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasukan Israel tembak mati remaja Palestina

Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:16 WIB
X