• Kamis, 26 Mei 2022

Hati-hati, Panggil Orang "Botak" di Inggris Bisa Termasuk Pelecehan Seksual

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 17:43 WIB
Ilustrasi botak (Shutterstock)
Ilustrasi botak (Shutterstock)

Floreseditorial.com - Pengadilan Ketenagakerjaan Inggris menetapkan bahwa memanggil seorang pria "botak" sebagai penghinaan termasuk pelecehan seksual, menurut laporan The Independent yang dikutip World of Buzz, Jumat (13/5/2022).

Putusan di pengadilan ketenagakerjaan dibuat oleh panel yang terdiri dari tiga orang setelah kasus antara seorang ahli listrik veteran dan majikan perusahaan manufakturnya.

Korban yang bernama Tony Finn kini sedang menanti ganti rugi. Dia bekerja di British Bung Company selama hampir 24 tahun saat dipecat pada Mei tahun lalu.

Karena Kepalanya Botak, Hakim Garis Ini Disangka Bola oleh Kamera AI

Finn kemudian menyeret perusahaannya ke pengadilan dengan mengeklaim, antara lain dia menjadi korban pelecehan seksual setelah insiden dengan supervisor pabrik Jamie King.

Menurut tuduhan Finn, saat pertikaian di toko yang hampir berujung kekerasan pada Juli 2019, King menyebutnya sebagai "si botak".


Tuduhan tersebut membuat panel mempertimbangkan apakah berkomentar tentang kebotakannya hanya menghina atau benar-benar pelecehan.

Hakim di pengadilan menyimpulkan, karena kerontokan rambut jauh lebih umum di kalangan pria daripada wanita, menggunakan istilah botak untuk menggambarkan seseorang adalah bentuk diskriminasi.

Pengadilan juga mengatakan, mengomentari kebotakan pria di tempat kerja sama dengan membicarakan ukuran payudara wanita.

Halaman:

Editor: Aris Yudhivan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kades Benteng Rampas Bunuh Diri

Rabu, 25 Mei 2022 | 11:56 WIB
X