• Kamis, 26 Mei 2022

Sempat ditolak Polisi, Laporan Mahasiswa Toraja Utara Dilecehkan Di Bus Diproses

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:22 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. (Pixabay)
Ilustrasi pelecehan seksual. (Pixabay)

 

Floreseditorial.com- Laporan mahasiswi inisial EL (18) di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait pelecehan seksual di sebuah bus akhirnya diproses setelah sempat ditolak polisi.

Korban dimintai keterangan polisi untuk memulai penyelidikan atas kasus yang menimpanya.
"Kami mengundang korban ke kantor untuk memberikan keterangan tentang aduannya mengenai (pelecehan di bus) yang terjadi pada korban," kata Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Andi Irvan Fachri kepada detikSulsel, Jumat (13/5/2022).

Andi Irvan mengungkapkan, korban dipanggil untuk memberikan keterangan awal terkait dugaan pelecehan seksual yang dialaminya. Setelah itu, polisi akan menindaklanjuti laporannya.

"Berdasarkan pemeriksaan itu kami akan kami tindaklanjuti laporan korban," sebutnya.

Dikonfirmasi terpisah, kakak korban EL, FD membenarkan jika adiknya sudah dimintai keterangan oleh polisi pada Kamis (12/5). EL dimintai keterangan selama beberapa jam.

"Iya, adikku sudah ke polres katanya diperiksa," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, awal mula kejadian pelecehan terjadi pada Jumat (6/5). Saat itu adiknya sedang melakukan perjalanan dari Kota Makassar menuju Toraja menggunakan bus antar kota jenis Litha. Di Kabupaten Maros, bus sempat mogok sehingga penumpang dialihkan ke mobil lain.

Setelah pindah tempat, kata dia, korban dan terduga pelaku duduk berdampingan. Saat korban EL tertidur, pelaku disebut melancarkan aksinya dengan meraba alat vital korban.

Halaman:

Editor: Aris Yudhivan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kades Benteng Rampas Bunuh Diri

Rabu, 25 Mei 2022 | 11:56 WIB
X