• Selasa, 5 Juli 2022

Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja

- Kamis, 19 Mei 2022 | 11:47 WIB
ilustrasi kasus pembunuhan. PMJ News
ilustrasi kasus pembunuhan. PMJ News

 

Floreseditorial.com-Tersangka pembunuh EF (19) yang masih di bawah umur, RA (16), memperagakan adegan mengambil pacul sebagai alat pembunuhan dalam rekonstruksi di mes karyawan PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Selasa (17/5/2016).

Remaja terdakwa kasus pembunuhan karyawati EF (19), RA (16, kemeja putih), mendengarkan sidang putusan mengadili dirinya dengan ditemani ayahnya, Nayudin, di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (16/6/2016) pagi. Selama mendengar bacaan putusan dari majelis hakim, RA dan Nayudin saling berpegangan tangan.

Dua terdakwa kasus pembunuhan dan pemerkosaan karyawati EF (19) di Tangerang, Imam Hapriadi (kiri) dan Rahmat Arifin (kanan), dihadirkan pada sidang vonis di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (8/2/2017).


Eno ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di dalam kamar mes karyawan Polyta Global Mandiri, di Jalan Raya Perancis Pergudangan 8 Dadap, Kecamatan Kosambi.

Hari itu, pada Jumat, 13 Mei 2016, Eno tidak masuk kerja. Ketiga temannya mencoba menghubungi Eno, namun tak ada respon.
Mereka pun mengecek ke kamar Eno dan menemukan kamar itu dalam posisi tergembok dari luar.

Karena tak ada kunci cadangan, kamar itu pun akhirnya didobrak dengan bantuan karyawan laki-laki.
Betapa kagetnya ketiga teman Eno melihat sahabat mereka sudah dalam keadaan tak bernyawa.


Mayat Eno ditemukan terbaring tanpa busana dan bersimbah darah dengan gagang cangkul yang masih tertancap di bagian tubuhnya.
Penemuan mayat itu langsung dilaporkan ke kepolisian setempat.

Bangkai pun cepat tercium. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menemukan pelaku pemerkosaan dan pembunuhan.

Halaman:

Editor: Aris Yudhivan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X