• Jumat, 1 Juli 2022

Polri Terapkan Restorative Justice dalam Kasus Dugaan Pencurian 40

- Selasa, 24 Mei 2022 | 13:57 WIB
ilustrasi pencurian (pixabay.com/mohamed hassan )
ilustrasi pencurian (pixabay.com/mohamed hassan )

 

Floreseditorial.com - Polri menerapkan Restorative Justice atau keadilan restoratif dalam menyelesaikan kasus dugaan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit PT Daria Dharma Pratama (DDP).

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, pihak kepolisian menjadi mediator antara 40 petani dan pihak DDP. Usai proses itu, kata Agus, kedua belah pihak sepakat untuk diselesaikan secara keadilan restoratif.

"Penyelesaian perkara pencurian tandan buah segar Kelapa Sawit PT. DDP kedua belah pihak sepakat untuk diselesaikan secara restorative justice," kata Agus kepada wartawan, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Dengan telah disepakatinya keadilan restoratif, Agus menyebut bahwa, 40 orang petani yang sempat dilakukan penahanan kini telah dibebaskan.

"Telah dikeluarkan sebanyak 40 orang tahanan kasus tindak pidana pencurian TBS kelapa sawit," ujar Agus.

Dalam proses mediasi itu, perwakilan dari Kuasa Hukum dan LSM AKAR, Zeliq Ilham Hamka menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang telah menjadi memfasilitasi kedua belah pihak untuk menyelesaikan perkara ini.

"Menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Mukomuko yang telah menyelesaikan tindak pidana pencurian TBS kelapa sawit PT. DDP melalui Restorative Justice," tuturnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum dan Tim Legal PT. DDP Imam Nur Islami menyatakan hal yang serupa. Ia mengapresiasi niat baik dari aparat kepolisian.

Halaman:

Editor: Aris Yudhivan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejaksaan Tahan Mantan Bupati Indragiri Hilir

Jumat, 1 Juli 2022 | 08:32 WIB

Kejagung Periksa Direktur Komersial PPI

Kamis, 30 Juni 2022 | 21:08 WIB

Polri Berencana Bentuk 3 Polda Baru

Kamis, 30 Juni 2022 | 20:01 WIB

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kontrakannya

Kamis, 30 Juni 2022 | 16:42 WIB
X