KPK benarkan adanya laporan terhadap Bupati Solok

- Jumat, 10 Juni 2022 | 09:49 WIB
Bupati Solok Epyardi Asda bersama Menparekraf Sandiaga Uno saat berada di Objek Wisata Chinangkiak Dreamprak pada Rabu (13/4).
Bupati Solok Epyardi Asda bersama Menparekraf Sandiaga Uno saat berada di Objek Wisata Chinangkiak Dreamprak pada Rabu (13/4).

 

Floreseditorial.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya laporan terhadap Bupati Solok Epyardi Asda pada hari Kamis.

Adapun pihak pelapor adalah Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra.

"Benar, ada laporan pengaduan tersebut yang diterima bagian persuratan KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya di Jakarta, Kamis.

Ali mengatakan bahwa lembaganya segera menindaklanjuti dengan terlebih dahulu memverifikasi dan menelaah atas informasi dan data yang telah diterima tersebut.

Dodi melaporkan Epyardi atas dugaan tindak pidana korupsi pada empat kasus yang berbeda.

"Kami sudah melaporkan aspirasi masyarakat terkait dengan bukti-bukti dugaan korupsi oleh Bupati Solok Epyardi Asda dalam empat kasus yang berbeda, salah satunya mengenai pelanggaran reklamasi Danau Singkarak," kata Dodi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Diungkapkan pula bahwa dari empat kasus tersebut diduga total kerugian keuangan negara sebesar Rp18,1 miliar. Pertama, terkait dengan reklamasi Danau Singkarak, Sumatera Barat, yang merugikan negara sekitar Rp3,3 miliar.

"Kedua itu, terkait dengan hibah jalan eksisting ke Kawasan Wisata Chinangkiek yang merupakan daerah wisata milik pribadi Bupati Solok Epyardi Asda yang diduga kerugian negara mencapai Rp13,1 miliar," ucap Dodi.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Geledah Perusahaan Milik Mardani Maming

Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:21 WIB

‘Konten Dewasa’ Irjen Ferdy Sambo

Senin, 15 Agustus 2022 | 02:29 WIB

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Siswa SD Dalam Kelas

Minggu, 14 Agustus 2022 | 14:00 WIB
X