Kronologis Penipuan Rp2,4 M Melalui Media Elektronik

- Kamis, 16 Juni 2022 | 09:09 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. (Fichrihakiim/Ayojakarta.com)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. (Fichrihakiim/Ayojakarta.com)

 

 

Floreseditorial.comPolda Metro Jaya menangkap para pelaku komplotan penipuan melalui media elektronik dan tindak pidana pencucian uang yang mereka lakukan secara bersama-sama pada tanggal 23 Agustus 2021 di Jakarta Utara.

Dalam konferensi pers yang didampingi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Epan Zulpan; Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis; dan Kanit V Subdit Siber Polda Metro Jaya Kompol Seto Handoko Putra, mengatakan pada Agustus 2021 korban V di DM (Direct Message) oleh akun Instagram @jangmigramm dengan Link url https://www.instagram.com/jangmigramm_/ dengan mengajak korban berkenalan dan mengaku sebagai tentara Amerika yang akan ditugaskan ke Afghanistan namun menolak dan berniat mengundurkan diri dari militer dengan bermodal uang cash sejumlah 2 juta dollar yang di sembunyikan di Syiria.

Zulpan menuturkan, saat itu, korban diminta untuk berkomunikasi dengan teman jangmigramm yang bernama FRANK. Tak lama kemudian, korban di hubungi oleh nomor 08119592239 dan +447823945210 yang mengaku FRANK sebagai forwarding agent yang bertanggung jawab mengurus logistic dari Syria.

Baca Juga: Selain Bisa Mengakibatkan Perdarahan, Ini 4 Bahaya Lain Akibat Kebanyakan Makan Bawang Putih!

Lanjut Zulpan, dalam komunikasi tersebut pelaku meminta kepada korban untuk mengirimkan uang sebagai biaya pengiriman ke Indonesia, diminta untuk mengirimkan sejumlah uang yang mana uang tersebut akan dikembalikan dan diberikan 30 persen dari total uang yang ada dikoper tersebut.

Karena percaya, kemudian korban mengikuti permintaan dari seseorang yang mengaku dari forwarding agent. Dan korban mengirimkan uang hingga mencapai jumlah 2,445,873,120 (dua miliar empat ratus empat puluh lima juta delapan ratus tujuh puluh tiga ribu seratus dua puluh rupiah) secara bertahap ke beberapa rekening.

Lebih jauh Zulpan mengatakan, pelaku memberitahu kepada korban bahwa koper yang berisi uang sudah keluar dari Bea Cukai dan dalam perjalanan akan diantarkan ke rumah korban.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Terkini

Sebanyak 12 Rumah Di Kota Bengkulu Hangus Terbakar

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:54 WIB

Kasus Pelecehan Istri Sambo Dihentikan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:27 WIB

Hentikan Jual Beli Jabatan Dan Mengatur Proyek

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:23 WIB
X