IPW Apresiasi KPK Tetapkan Bupati Pemalang Sebagai Tersangka Suap

- Senin, 15 Agustus 2022 | 11:48 WIB
Tersangka selaku Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo (tengah) dibawa menuju ruang konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Tersangka selaku Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo (tengah) dibawa menuju ruang konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Floreseditorial.com - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menetapkan Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Mukti Agung Wibowo beserta lima orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan.

"IPW mengapresiasi KPK yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menetapkan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo beserta lima orang lainnya sebagai tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, Tahun 2021-2022," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut Sugeng, kegiatan jual beli jabatan di Pemalang menjadi pembicaraan luas di tengah masyarakat setempat dan hal tersebut telah dilaporkan kepada IPW sehingga pada Senin (18/7), IPW mengeluarkan siaran pers mengenai kasus dugaan jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang.

Baca Juga: Timsus Polri Fokus Selesaikan Berkas Perkara Penembakan Brigadir J

Selain itu, lanjut dia, ada pula pembicaraan mengenai perubahan Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha Kabupaten Pemalang menjadi Perseroan Terbatas (PT) AUKB yang diduga hanya menjadi wadah penempatan orang-orang terdekat Bupati Pemalang.

Dengan demikian, IPW mendesak KPK agar memantau dan mendampingi Inspektorat Provinsi Jawa Tengah yang sedang memeriksa pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Pemalang terkait dugaan terjadinya suap atau gratifikasi terhadap Mukti Agung.

"Dugaan tersebut muncul karena beberapa pejabat harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan posisi jabatan tertentu. Bahkan, ada puluhan pejabat lain yang diharuskan menyerahkan sejumlah uang ke bupati sebelum yang bersangkutan 'dicokok' (ditangkap).

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Siswa SD Dalam Kelas

Karenanya, KPK harus mendalami apakah ini suap atau dugaan pemerasan dalam jabatan kepada calon pejabat di Pemkab Pemalang yang dilakukan Mukti Agung Wibowo," jelas Sugeng.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemeran Video Porno Kebaya Merah Ditangkap Polisi

Senin, 7 November 2022 | 09:53 WIB
X