Tersangka Kekerasan Seksual di Alor Mengaku Pernah Jadi Korban

- Rabu, 14 September 2022 | 08:25 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual
Ilustrasi kekerasan seksual

Floreseditorial.com - Calon pendeta di Kabupaten Alor, NTT berinisial SAS yang melakukan kekerasan seksual kepada 12 anak di kabupaten itu mengaku pernah mengalami kekerasan seksual di masa kecil.

Kuasa hukum SAS, Amos Alekssander Lafu dikonfirmasi dari Kupang, Selasa malam mengatakan bahwa kliennya sudah diperiksa oleh penyidik Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Alor.

“Klien saya mengakui semua perbuatannya, dan mengaku punya trauma masa lalu yakni menjadi korban kekerasan seksual,” katanya.

Amos menjelaskan bahwa apa yang dialami oleh Kliennya sejak kecil tersebut kemudian membentuk karakter SAS setelah beranjak dewasa.

Baca Juga: Ingat! Ini Tugas Utama ASN, Bukan Ladang Pencari Kerja Semata

Amos menambahkan bahwa pengakuannya itu dia sampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) saat dilakukan pemeriksaan oleh aparat kepolisian.

Namun Amos sendiri tidak memberikan perincian kekerasan seksual seperti apa yang dialami oleh kliennya sejak kecil, karena hal itu akan masuk dalam materi persidangan.

Dia tidak ingin nanti kliennya dianggap oleh masyarakat berusaha membela diri dengan memberikan alasan punya trauma masa kecil.

Baca Juga: Kisruh Kasus Ratu Kemiri, Seorang THL Ejek DPRD Manggarai: untukmu DPRD, Kau Harus Hafal Pancasila Dulu!

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemeran Video Porno Kebaya Merah Ditangkap Polisi

Senin, 7 November 2022 | 09:53 WIB
X