Tim Forensik Autopsi Jenazah DPO yang Ditembak Anggota Polisi

- Rabu, 28 September 2022 | 15:42 WIB
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

Floreseditorial.com - Tim Dokter Forensik dari RS Bhayangkara Kupang, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan autopsi terhadap jenazah daftar pencarian orang (DPO) pengeroyokan berinisial GYL yang tertembak hingga tewas oleh anggota Buser Polres Belu.

"Tim dokter forensik sudah berangkat ke Belu untuk melakukan autopsi terhadap jenazah," kata Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto, di Kupang, Rabu.

Ia menjelaskan, selain tim forensik dari RS Bhayangkara, terdapat juga tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTT yang juga diterjunkan untuk memeriksa para anggota yang terlibat.

Baca Juga: 5 Kuliner Super Ekstrem Indonesia yang Wajib Kamu Coba Mimimal Sekali Seumur Hidup

Kapolda mengatakan bahwa tim forensik sendiri sudah berangkat saat diperintahkan oleh dirinya untuk berangkat pada Selasa (28/9) malam.

Mengingat perjalanannya menuju ke Belu mencapai delapan jam, maka pada Rabu (29/9) pagi tadi baru tim forensik mulai bekerja.

Kapolda menambahkan bahwa autopsi itu dilakukan oleh dokter ahli untuk memastikan penyebab tewasnya GYL, DPO pengeroyokan di kabupaten itu.

"Kami berterima kasih kepada keluarga dan masyarakat di Kabupaten Belu yang menjaga keamanan di sana, sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga," ujar dia.

Baca Juga: Indonesia Kembali jadi Tuan Rumah Piala Dunia Panjat Tebing Pada 2023

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemeran Video Porno Kebaya Merah Ditangkap Polisi

Senin, 7 November 2022 | 09:53 WIB
X