Menuntaskan Persoalan Yang Masih Tersisa di Poso

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:30 WIB
Menuntaskan Persoalan Yang Masih Tersisa di Poso
Menuntaskan Persoalan Yang Masih Tersisa di Poso

Bahkan, Astri berkeras tidak lagi ingin kembali ke Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, dan memilih pindah ke tempat permukiman yang lebih ramai untuk membesarkan tiga anaknya.

Ulah kelompok MIT yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi itu bukan kali pertama, melainkan telah ada sejak 2017, yakni pada kasus penyanderaan meski korban dilepaskan kembali.

Luka itu memang berangsur pulih kembali namun tetap harus dipantau oleh Polri, jangan sampai peristiwa itu terulang kembali.

Meskipun begitu, trauma tidak hanya datang dari moncong senjata milik kelompok MIT, melainkan juga datang dari senjata aparat negara.

Sejumlah warga tidak jauh dari Polsek Poso Pesisir Utara pada 9 April 2020 mengaku mendengar suara yang mirip letupan senjata. Namun hingga kini tidak ada yang tahu suara tersebut benar berasal dari senjata atau tidak. Akan tetapi setelah bunyi letupan itu, Qidam Alfarizki (20) dilaporkan meninggal dunia di sekitar lokasi itu.

Beberapa hari setelah itu, Qidam disebut bagian dari kelompok sipil bersenjata Poso oleh kepolisian setempat. Namun pihak keluarga mengklarifikasi pernyataan itu dengan sebuah laporan dan setelahnya pihak Polda Sulteng meralat bahwa Qidam Alfarizki bukanlah bagian dari kelompok MIT Poso.

Peristiwa itu pun turut menyisakan trauma serta rasa gundah bagi orang tua Qidam, Irwan Mowance. Sebab pada sekujur tubuh jenazah Qidam ditemukan sejumlah luka yang tidak biasa.

Tragedi dugaan salah tembak kembali berulang pada 2 Juni 2020, yang menimpa dua petani bernama Syarifudin dan Firman. Akan tetapi, dugaan salah tembak itu dinyatakan selesai.

Kala itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Awi Setiyono membeberkan kronologi peristiwa itu bahwa kedua korban masuk ke dalam zona operasi dan tidak melaporkan diri.

Berdasar hal itu, Polri menyebut anggota Satgas Tinombala telah bertindak sesuai prosedur dengan memberi peringatan awal terlebih dahulu. Setelah itu, aparat yang menghampiri baru menyadari bahwa korban merupakan warga KM 09, yaitu Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemeran Video Porno Kebaya Merah Ditangkap Polisi

Senin, 7 November 2022 | 09:53 WIB
X