Indonesia Libatkan Guru Besar Ilmu Hukum di Kongres MK Sedunia di Bali

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 10:05 WIB
Indonesia Libatkan Guru Besar Ilmu Hukum di Kongres MK Sedunia di Bali
Indonesia Libatkan Guru Besar Ilmu Hukum di Kongres MK Sedunia di Bali

Floreseditorial.com - Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia turut melibatkan sejumlah guru besar Ilmu Hukum dari perguruan tinggi di berbagai daerah di Tanah Air untuk mengikuti rangkaian Kongres Ke-5 Mahkamah Konstitusi Sedunia (WCCJ) di Nusa Dua, Bali. 

Kelompok akademisi untuk pertama kalinya dilibatkan dalam pertemuan para hakim Mahkamah Konstitusi itu karena menurut MK RI, yang pada tahun ini bertindak sebagai tuan rumah, kata Hakim Mahkamah Konstitusi RI Prof. Arief Hidayat, mereka merupakan mitra dari para hakim (friend of the court).

"Dalam kongres ke-3 dan ke-4 agak berbeda dengan kongres ke-5. Kongres ke-3 dan ke-4 hanya menghadirkan anggota delegasi dari forum Mahkamah Konstitusi Sedunia, tetapi Indonesia, yang diwakili Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia menganggap teman-teman dari perguruan tingi adalah friend of the court," kata Arief Hidayat di sela-sela kegiatannya menghadiri sesi diskusi WCCJ Ke-5 di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis.

Baca Juga: Polres Asahan Tangkap Tiga Orang Pelaku Judi Tembak Ikan

Dengan demikian, kata Arief, peserta WCJJ Ke-5 di Bali tidak hanya para ketua delegasi yang umumnya adalah ketua MK dari negara anggota, tetapi juga presiden asosiasi MK di tingkat regional, dan para guru besar serta ahli hukum tata negara di Indonesia.

"Bisa dilihat ini forumnya sangat besar, dan tadi ada beberapa guru besar yang sudah memberikan respons saat diskusi," kata dia.

Tidak hanya melibatkan akademikus, Indonesia selaku tuan rumah WCCJ pada tahun ini juga untuk pertama kalinya menggelar pertemuan bersama (joint session) antara asosiasi MK se-Asia (AACC) dan asosiasi MK se-Afrika (CCJA).

Baca Juga: Sidang Perdana Jessica Iskandar Ditunda, Stefanus Suaminya Tidak Hadir di Pengadilan

"Di pertemuan MK sedunia secara simultan juga diadakan pertemuan asosiasi MK tingkat regional. Mereka masing-masing juga bertemu, dari Asia, Afrika, dan Eropa. Akan tetapi, yang spesifik diadakan di sini ada joint session antara MK Afrika dan MK Asia. Ide ini berkembang dari Indonesia meneruskan ide Bung Karno (yang mencetuskan) pertemuan (Konferensi) Asia Afrika," kata Arief Hidayat.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemeran Video Porno Kebaya Merah Ditangkap Polisi

Senin, 7 November 2022 | 09:53 WIB
X