Hukum

Jumat, 30 Agustus 2019 - 07:38 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Bersamaan dengan pengungkapan kasus Skimming ATM, polisi juga mengungkapkan beberapa kasus lainnya (Foto: TeamYPF/Edison Risal)

Bersamaan dengan pengungkapan kasus Skimming ATM, polisi juga mengungkapkan beberapa kasus lainnya (Foto: TeamYPF/Edison Risal)

Bule Bulgaria Jadi Tersangka Skimming di Labuan Bajo

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Kepolisian Resort (POLRES) Manggarai Barat melakukan konpers pada Kamis (29/8/2019) untuk mengungkap beberapa kasus kriminal yang telah terjadi di Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam konfersi pers tersebut, Kapolres MABAR Julisa Kusumo mengungkapkan jenis-jenis kejahatan yang telah dilakukan oleh 13 tersangka.

Kasus perjudian kupon putih yang dilakukan seorang ibu yang berasal dari kecamatan welak bersama 1 pelaku lainya yang berasal dari kecamatan Lembor.

Kasus pencurian yang dilakukan oleh 8 orang dengan barang curian yang diberhasil diamankan oleh pihak kepolisian ialah 13 unit hp, 1 unit camera, 1 unit laptop dan 1 buah sepeda motor dan sejumlah uang.

Lokasi pencurian terjadi di padang SMIP, di Gereja dan beberapa rumah kosong seputaran kota Labuan Bajo.

Tindakan pencurian tersebut dijerat dengan pasal 362 KUHP dan pasal 363 KUHP tentang pencuriaan dengan pemberatan.

Sedangkan 1 pelaku lainya ialah kasus pembunuhan yang dipicu pengambilan enau dari tanah milik pelaku sehingga menimbulkan amarah yang membuat pelaku menikam korban hingga tewas.

Satu tersangka lainya ialah karena Kelalaian operasioanal kapal wisata yang menyebabkan beberapa orang terluka.

Dari sekian pelaku tindakan kriminal tersebut, satu yang menarik ialah adanya warga berkebangasaan Bulgaria yang ditetapkan jadi tersangka tindakan kejahatan skimming ATM.

Bule Bulgaria tersebut merupakan jaringan eropa timur yang melakukan kejahatan penyadapan data di ATM (Skimming). Adapun modus yang dilakukan oleh pelaku ialah datang sebagai wisatawan di Labuan Bajo.

Pelaku mengamati lokasi lokasi ATM disekitaran Labuan Bajo dan mengskiming ATM yang paling ramai dikunjungi oleh nasabah. Aksinya dilakukan sekitar dini hari, atau pada situasi ATM sepi. Modusnya dengan cara memasukan camera pengintai kedalam alat ATM. Camera tersebut bekerja untuk merekam semua data pengguna ATM. No rekening dan PIN merupakan sasaran dari kejahatan ini.

“Untuk menghindari perekaman camera cctv, dia menggunakan topi dan menutupi camera dengan isolasi berawarna hitam. Lalu dia memasang satu alat atau camera pengintai yang ukuranya sangat kecil”, jelas Julisa.

“Camera ini bertujuan untuk merekam no rekening dan pin para nasabah. Dari komputer pelaku pihak kami menemukan seribuan database milik nasabah”, ungkap kapolres Mabar.

Lebih lanjut, Kapolres mabar menjelaskan bahwa skiming itu merupakan tipe kejahatan yang pertama terjadi di Labuan Bajo dan pelaku melanggar Pasal 362 KUHP atau Pasal 30 junto Pasal 46 UU Nomor 19/2016 tentang ITE.

Dari pengungkapan kasus-kasus diatas Julisa berharap agar maysarakat Manggarai Barat membantu pihak kepolisian untuk mengurangi tindakan krimanal yang ada kota pariwisata itu.

“Saya beraharap, warga manggarai barat jangan sungkan menyampaikan kepada pihak kepolisian bila menemukan kasus-kasus disekitar agar kami cepat mengatasinya. Gunakan aplikasi android “Komodo Police Online” dan telepon darurat di no “110” untuk terhubung dengan kami”, tutupnya.

Laporan : Edison Risal

Artikel ini telah dibaca 7539 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya