Hukum

Rabu, 12 Juni 2019 - 15:05 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Ilustrasi

Ilustrasi

Ditreskrimum Polda NTT Amankan Dua Aktor Sindikat Perdagangan Orang

Floreseditorial.com, Kupang –
Direktorat reserse kriminal umum kepolisian daerah Nusa Tenggara Timur (Ditreskrimum Polda NTT) mengamankan AD warga asal Bolakpelo, Desa Oelbubuk Kecamatan Molo Tengah TTS dan DS asal Baubau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.

Keduanya ditangkap di tempat yang berbeda yakni AD digangkap pada tanggal 28 Mei di Kabupaten Belu sedangkan penangkapan tersangka lain DS dilakukan di Kantor Ditreskrimum Polda NTT tanggal 1 juni 2019.

Keduanya diamankan lantaran diduga kuat menjadi aktor sindikat perdagangan orang di NTT.

Dikutip dari press release Polda NTT, tindakan perdagangan orang terjadi pada tanggal 18 april 2019 sekitar pukul 16:00 Wita korban berinisial MST direkrut oleh HD dari Desa Oelbubuk, Kecamatan Molo Tengah Kabupaten TTS.

Loading...

MST kemudian di bawah ke Kupang dan ditampung selama lima hari di rumah saudari YN dan selanjutnya korban di serahkan ke tersangka DS untuk diproses keberangkatannya menjadi TKI di Malaysia.
Karena hendak berangkat secara ilegal, MST diamankan Satgas Nakertrans Provinsi NTT di Bandara Eltari Kupang.

Dugaan kasus perdagangan orang ini dilaporkan oleh YIO warga Lasiana, Kecamatan Kupang Tengah Kota Kupang.

Diketahui, korban MST masih berstatus dibawah umur yakni 16 tahun.

AD dan DS diduga melanggar pasal 2 ayat 1, pasal 6, pasal 10 UU nomor 21 tahun 2007 tentang Perdagangaan Orang.

Hingga kini, berkas SPDP HD dan DS sudah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Provinsi NTT.

DS diketahui sudah beberapa kali masuk bui karena kasus serupa. Tak sedikit anak anak NTT sudah ia kirimkan dan sebagian diantara korban bahkan dikabarkan mengalami pelecehan seksual dari DS

Laporan : Wahyu

Artikel ini telah dibaca 162 kali

Baca Lainnya