Hukum

Kamis, 28 November 2019 - 11:52 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Salah satu bak penampungan air di Wilayah Serenaru, Labuan Bajo (Foto: TeamYPF/IDE)

Salah satu bak penampungan air di Wilayah Serenaru, Labuan Bajo (Foto: TeamYPF/IDE)

Polres Mabar Diminta Periksa Direktur PDAM

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERTAK) Flores-Lembata mendesak Kepolisian Resort Manggarai Barat untuk memeriksa direktur utama PDAM Mabar terkait kasus krisis air minum bersih yang terjadi di Kota Labuan Bajo.

“Beberapa hari lalu salah satu anggota DPRD Manggarai barat, melalui media massa, telah mengatakan bahwa ada dugaan jual beli air minum bersih di wilayah Marombok,” kata Kordinator Umum GERTAK, Bertolomeus Eliandro Berto Angkat dalam rilis yang diterima oleh media inu pada Jumat, 22 November 2019.

Menurutnya, Kepolisian sebagai lembaga penegak hukum harus segera merespons pernyataan Anggota DPRD Mabar  tersebut, dengan melakukan investigasi.

“Ada dugaan mafia penjualan air minum bersih oleh PDAM Manggarai Barat sehingga berdampak pada munculnya krisis air minum bersih di wilayah kota Labuan Bajo, yang hingga saat ini belum mampu diselesaikan,” sebutnya.

Padahal, kata dia, air minum bersih menjadi kebutuhan vital rakyat yang harus dipenuhi oleh negara.

“Jika krisis air minum bersih tidak segera diselesaikan oleh pemerintah, maka hal ini akan berdampak pada semakin lebarnya jurang kemiskinan,” katanya.

Apabila pihak Kepolisian Resort Manggarai Barat tidak segera melakukan investigasi  dan memeriksa Dirut PDAM Mabar terkait dugaan jual beli air menum bersih, maka GERTAK  dan beberapa aliansi rakyat akan melakukan gerakan demonstrasi sebagai bentuk perlawanan terhadap para mafia-mafia air minum bersih di Labuan Bajo.

“Kalau pihak Kepolisian tidak segera melakukan investagasi terkait persoalan ini, maka GERTAK menduga Kepolisian Resor Manggarai Barat juga sedang melindungi para mafia air minum bersih di kota Labuan Bajo,” tandasnya.

Laporan : IDE

Artikel ini telah dibaca 1098 kali

Baca Lainnya
x