Manggarai Barat

Minggu, 31 Mei 2020 - 02:16 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Foto: Ilustrasi (net)

Foto: Ilustrasi (net)

Diduga Bekingan Orang Kuat, Wartawan Mabar Dihajar Oknum Tak Dikenal

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Diduga bekingan orang kuat, PAH (43), seorang wartawan di Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten Manggarai Barat dihajar oknum tak dikenal, Sabtu (30/5/2020) 23.00 WITA. Akibatnya, wartawan indonesiasatu.com ini mengalami luka serius pada kaki kanan, tangan kanan dan punggungnya memar, hidung mengalami luka lecet. Korban sudah melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Polres Mabar.

Kepada wartawan usai melaporkan kejadian itu, PAH, mantan wartawan TVRI Kupang ini menceritakan, sebelum kejadian, korban sedang mengiringi musik untuk acara keluarga di Kampung Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo.

Di sela-sela mengiringi musik itu, dua orang warga datang menghampirinya. Satu orang diantaranya langsung mengambil mic dan bernyanyi. Sedangkan seorang teman lain mengangkat meja lalu banting ke tanah. Atas kejadian tersebut, Honorius Sema, selaku pemilik rumah mengajak untuk menutup acaranya. Selain alasan kejadian itu, juga sudah larut malam.

Atas saran tuan rumah itu, dua orang warga yang datang tanpa diundang itu meninggalkan kemah dan langsung menuju mobil yang sedang parkir, sekitar 15 meter dari lokasi kejadian. Beberapa menit kemudian, PAH keluar dari tenda acara menuju jalan raya untuk buang air kecil. Tiba-tiba PAH mendengar teriakan, “pulang kau corona,”.

PAH tidak mengetahui secara pasti pihak yang mengeluarkan kata-kata seperti itu. Tetapi tak lama berselang, ketika PAH sedang buang air kecil, oknum tak dikenal itu mendatangi PAH dan menendang korban. PAH jatuh tersungkur ke dalam selokan. Korban bangun dan bertanya kepada pelaku alasan dirinya ditendang.

Namun yang terjadi, pelaku meninju korban pada hidungnya. Setelah memukul korban, pelaku bersama temannya meninggalkan tempat kejadian menggunakan kendaraan salah seorang tamu yang ambil bagian dalam acara keluarga tersebut.

“Ada beberapa saksi mata atas kejadian yang menimpa saya. Diantaranya, Martinus Mitar, A.Md, Anggota DPRD Mabar, Bonefasius Oldam dan Honorius Sema,” jelas PAH.

PAH menjelaskan, usai mendapat perlakuan itu, pihaknya menghubungi aparat Polres Mabar untuk menyikapi tindak pidana yang dialaminya. Anggota Polres Mabar menghantar korban ke Puskesmas Labuan Bajo untuk mendapat perawatan, sekaligus melakukan visum et repertum.

Usai menjalani semuanya itu, korban melaporkan secara resmi kejadian itu kepada Polres Manggarai Barat. Laporan tersebut diterima Banit I SPKT, Brigpol CH. Waldi Budiman. Laporan korban dituangkan dalam surat No.SPTL/75/V/2020/NTT/Res Mabar, 31 Mei 2020.

Penulis: Alfonsius Andi
Editor: Robert Perkasa

Artikel ini telah dibaca 713 kali

Baca Lainnya
x