Manggarai Barat

Kamis, 29 Agustus 2019 - 15:44 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Kantor BOP Labuan Bajo (Foto: TeamYPF/Edison Risal)

Kantor BOP Labuan Bajo (Foto: TeamYPF/Edison Risal)

Heri Nabit: Kantor BOPLBF Labuan Bajo Permudah Koordinasi Dengan Semua Stake Holder

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) melakukan Soft Opening kantor BOPLBF di Labuan Bajo, Kab. Manggarai Barat, NTT, Rabu, pada (28/8/2019).

Kantor yang beralamatkan di jalan Frans Lenga, Cowang Dereng, Batu Cermin – Labuan Bajo, NTT, akan mulai beroperasi pada Kamis (29/8/2019), dengan waktu kerja Senin s.d. Jumat, mulai dari pukul 08.00 s.d. 16.00 wita.

Hadir dalam Soft Opening, Plh Direktur Utama BOPLBF; Dr. Frans Teguh, MA. beserta jajaran dan staf, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Manggarai Barat; Agustinus Rinus dan Kepala Bappeda Kab. Manggarai Barat; Yohanes Sodo.

Acara didahului dengan misa pemberkatan kantor BOPLBF yang dipimpin oleh Romo Ardi Obot, Pr.

Soft Opening kantor BOPLBF yang berpusat di Labuan Bajo ini menjadi wujud nyata dari kehadiran BOPLBF di tengah masyarakat Labuan Bajo dan Flores secara keseluruhan.

Selain itu, adanya kantor BOPLBF di Labuan Bajo ini juga demi memastikan berjalannya fungsi dan peran BOPLBF secara optimal untuk bekerja melaksanakan percepatan pembangunan pariwisata di Labuan Bajo dan seluruh daratan Flores, dan Alor, sesuai dengan yang sudah diamanatkan melalui Perpres No. 32 tahun 2018.

Plh Direktur Utama BOPLBF, Dr. Frans Teguh, MA. dalam sambutannya meminta komitmen BOPLBF untuk memastikan agar kehadiran BOPLBF bisa lebih optimal melaksanakan fungsi dan perannya, sesuai dengan amanah yang sudah ditetapkan Presiden Joko Widodo untuk melakukan percepatan pembangunan pariwisata di Labuan Bajo Flores.

Frans berharap BOPLBF dengan seluruh perangkatnya secara optimal melaksanakan fungsi koordinasi, otoritatif, moderasi, fasilitasi dan juga fungsi leadership terhadap berbagai isu dan tema-tema pembangunan pariwisata di labuan bajo flores.

“Saya kira kehadiran BOPLBF ini sekaligus menjadi jembatan, menjadi perpanjangan sekaligus juga untuk menggerakkan kolaborasi dengan para stake holder,” jelasnya.

Lebih lanjut Frans mengungkapkan bahwa momentum soft opening ini merupakan momen of truth bagi BOPLBF untuk menghadirkan komitmen sesuai arahan untuk membangun Labuan Bajo Flores.

“Kita hari ini basenya ada di labuan bajo, berarti yang terdekat pelayanan kita salah satunya adalah Manggarai Barat dan akan berlanjut ke Flores secara keseluruhan, dan tentu berkontribusi juga kepada Provinsi NTT,” lanjut Frans.

Sedangkan Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam sebuah kesempatan meminta Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores untuk melakukan percepatan pengembangan pariwisata di Labuan Bajo, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan Ke Labuan Bajo Juli 2019 lalu.

“Badan Otorita Pariwisata harus mempercepat pengembangan pariwisata di Labuan Bajo seperti arahan Presiden. Supaya Labuan Bajo dapat segera mungkin menjadi destinasi pariwisata kelas dunia,” tegas Menteri Arief.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Manggarai Barat, Agustinus Rinus, dalam sambutannya juga menyampaikan optimismenya dengan kehadiran BOPLBF.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah kerja nyata dan saya jamin kehadiran BOP Labuan Bajo Flores akan memberikan dampak yg sangat signifikan bagi pembangunan pariwisata di daerah ini”, ungkapnya.

Melalui Soft Opening ini BOPLBF juga diingatkan kembali bagaimana menjawab tantangan untuk mengidentifikasi persoalan dan potensi isu kepariwisataan, serta bagaimana melahirkan rekomendasi terhadap persoalan-persoalan pariwisata yang ada di Labuan Bajo.

Direktur Destinasi BOPLBF, Heribertus GL Nabit, pada kesempatan yang sama mengungkapkan, kehadiran kantor BOPLBF ini secara otomatis memudahkan kegiatan koordinasi antara BOPLBF dengan semua stake holder dan juga mengefektifkan seluruh kegiatan internal BOPLBF.

“Dengan adanya kantor ini segala urusan eksternal BOPLBF seperti koordinasi dengan pihak stake holder jadi lebih mudah. Begitupun dengan internal BOP sendiri. Segala urusan jadi lebih efektif,” ungkapnya.

Laporan : Edison Risal

Artikel ini telah dibaca 73 kali

Baca Lainnya
x