Manggarai Barat Nasional

Kamis, 8 Agustus 2019 - 21:58 WIB

1 bulan yang lalu

logo

KONJEN RRT saat bertemu Bupati Manggarai Barat di Kantor Bupati Manggarai Barat (Foto: TeamYPF/Jivansi Helmut)

KONJEN RRT saat bertemu Bupati Manggarai Barat di Kantor Bupati Manggarai Barat (Foto: TeamYPF/Jivansi Helmut)

Kunjungi Labuan Bajo, KONJEN RRT Tawarkan Sejumlah Bantuan Pada Manggarai Barat

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (KONJEN RRT) diketahui mengunjungi Labuan Bajo, ibu kota kabupaten Manggarai Barat pada Rabu (07/08).

Kunjungan Chen Wei bersama Konsulat bagian Konsuler, dan Pariwisata yang dijadwalkan selama tiga hari, terhitung sejak sejak Rabu (07/08) hingga Jumat (09/08).

Kunjungan itu dilaksanakan dengan agenda membahas tentang pariwisata di Labuan Bajo dan sejumlah agenda lainnya termasuk kunjungan ke sejumlah objek wisata di Labuan Bajo dan pertemuan dengan para pengusaha pariwisata.

Diterima secara adat di Bandara Komodo pada Rabu (07/08) oleh Penghubung KONJEN RRT Wilayah NTT Ignasius Charles Angliwarman S.Si (Foto: TeamYPF/Jivansi Helmut)

Diterima secara adat di Bandara Komodo pada Rabu (07/08) oleh Penghubung KONJEN RRT Wilayah NTT Ignasius Charles Angliwarman,S.Si bersama rombongan KONJEN RRT diketahui langsung menemui Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dulla.

Saat pertemuan bersama Bupati, Bupati berharap agar Kunjungan KONJEN RRT dapat memberikan dampak positif bagi Manggarai Barat.

Selain itu, orang nomor satu di kabupaten Manggarai Barat itu juga meminta agar KONJEN RRT dapat membantu mengatasi persoalan lainnya seperti kebutuhan air di kabupaten tersebut.

“Tolong bantu soal kebutuhan air, kalau bisa dengan teknologi bagaimana air laut diproses jadi air tawar,” kata Bupati Manggarai Barat.

Saat berkunjung ke kantor Polres Manggarai Barat (Foto: TeamYPF/Jivansi Helmut)

Selain itu, bupati Manggarai barat juga mengusulkan agar dibuat Forum investasi di Labuan Bajo.

“Karena kami welcome terhadap investor, tapi harus kajian dulu dan jangan lupa terhadap pengusaha lokal diutamakan,” kata Bupati Manggarai Barat.

Atas permintaan Bupati Manggarai Barat itu, KONJEN RRT menawarkan dan mengundang Bupati Manggarai Barat dan jajarannya untuk datang ke Tiongkok dan melihat pariwisata dan tekhnologi disana.

Atas usulan khusus Forum Investasi, KONJEN diketahui akan mengajak investor Cina dibidang Pariwisata untuk datang ke kabupaten Manggarai Barat.

Usai bertemu bupati Manggarai Barat, rombongan KONJEN RRT melanjutkan Kunjungan ke kantor Imigrasi.

Dalam kunjungan tersebut KONJEN menanyakan soal penanganan Turis China, Visa Kerja, dan data terkait warga tiongkok yg bekerja di Labuan Bajo, yang nanti akan berkoordinasi dengan Penghubung KONJEN RRT di Labuan Bajo.

Saat berkunjung ke rumah sakit Siloam (Foto: TeamYPF/Jivansi Helmut)

Saat berkunjung ke Rumah Sakit Siloam, KONJEN diterima oleh direktur siloam dan team dokter sekaligus melihat fasilitas pelayanan di rumah sakit tersebut yang sudah bagus, dan procedure penanganan Pasien yang baik.

Saat berkunjung ke kantor Balai Taman Nasional Komodo (TNK), KONJEN juga diketahui berdiskusi dengan pimpinan TNK

Berdasarkan hasil Diskusi tersebut KONJEN meminta kepada TNK, agar mengutamakan keamanan, kenyamanan dan keselamatan wisatawan China yg berkunjung kepulau Komodo termasuk kapal wisata yang layak dan aman.

Terkait wacana penutupan pulau Komodo, KONJEN akan menyampaikan hal tersebut kepada travel agent atau perus yang ada di Cina bahwa yang ingin melihat Komodo bisa datang ke pulau Rinca, karena disana jua ada Komodo.

Demikian pula saat mendatangi Kantor Kapolres Manggarai Barat. Pihak KONJEN menyampaikan terimakasih pada polres Mabar telah membantu wisatawan China yang ada masalah di Labuan Bajo.

Saat berkunjung ke kantor Imigrasi (Foto: TeamYPF/Jivansi Helmut)

Kapolres mengatakan melihat kedepan kunjungan wisatawan China akan meningkat, untuk itu polres mabar perlu banyak berdiskusi dan belajar sistem pengamanan khusus tentang wisatawan asing.

Hal ini dikarenakan, banyak anggota kepolisian yang belum bisa berkomunikasi bahasa Mandarin.

Atas hal tersebut, KONJEN RRT akan mengajak polres Mabar untuk melakukan studi banding tentang tekhnologi kepolisian di Tiongkok, karena kunjungan wisatawan RRT ke Labuan Bajo tiap tahun dipastikan akan meningkat.

“Pertahun ada 100.000 orang. Apalagi bandara labuan bajo akan menjadi bandara International airport, dan pasti Direct Flight, dan akan membawa guru mandarin untuk dapat mengajar bahasa mandarin bagi polisi Labuan Bajo, sehingga hubungan antara indonesia dan tiongkok berjalan baik dan saling menguntungkan,” kata Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok.

Laporan : Jivansi Helmut

2

Artikel ini telah dibaca 987 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya