Manggarai Barat

Rabu, 29 Juli 2020 - 19:06 WIB

5 hari yang lalu

logo

Musyawarah Daerah ke-IV Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat. (Foto: Robert Perkasa)

Musyawarah Daerah ke-IV Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat. (Foto: Robert Perkasa)

Musda Golkar Mabar Ricuh

Labuan Bajo, floreseditorial.com – Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Aula SMAK St. Ignatius Loyola, Labuan Bajo, Rabu (29/7/2020) sore, berlangsung ricuh. Kericuhan terjadi antara kubu, Fidelis Adol, mantan sekretaris DPD II Partai Golkar Mabar vs kubu, Mateus Hamsi, Ketua DPD II Partai Golkar Mabar.

Diduga, kericuhan terjadi lantaran dualisme kepengurusan Partai Golkar tingkat Kecamatan Welak dan Boleng. Kericuhan mulai pecah ketika pemandu rapat memanggil seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Golkar naik ke podium rapat. Namun, kehadiran Pengurus Kecamatan (Pemcat) Welak dan Boleng ke podium diusir pengurus DPD II Partai Golkar Mabar, karena dinilai kepengurusan PAC Welak tidak sah.

Diusirnya PAC Welak dari forum rapat itu membuat, Fidelis Adol, mantan Sekretaris DPD II Partai Golkar Mabar naik pitam. Dia berusaha naik ke posium rapat seraya pertanyakan alasan PAC Welak dan Boleng diusir.

Namun upaya kubu, Fidelis Adol, yang didampingi, Blasius Jeramun, mendapat reaksi keras dari sejumlah kader parpol Golkar yang lain.

Menyikapi aksi protes, Fidelis Adol, dkk, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena, memanggil, Fidelis Adol, naik ke podium untuk menyelesaikan insiden tersebut secara internal. Fidelis Adol, naik ke podium rapat didampingi, Blasius Jeramun.

Sementara kubu, Mateus Hamsi, didampingi Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Mabar, Bertolomeus H. Pangang dan Wakil Ketua, Rofinus Rahmat.

Mediasi dipimpin langsung Ketua DPD Golkar NTT, Melki Laka Lena dan sejumlah petinggi Partai Golkar NTT.

Marten Darmonsi Dogon, mantan anggota DPRD NTT yang hadir dalam forum ini, mengatakan, kericuhan yang terjadi merupakan dinamika politik yang terjadi di tingkat internal Partai Golkar.

“Ini dinamika politik internal Partai Golkar. Ini belum apa-apa,” ujar Marten.

Terpantau floreseditorial.com di lokasi Musda, tampak sejumlah personil kepolisian Polres Mabar berjaga-jaga dalam forum Musda tersebut. Sejumlah adegan kericuhan dua kubu ini terekam full time kamera para awak media yang hadir dalam ruangan Musda Partai Golkar Mabar itu.

Hingga berita ini dihimpun, Rabu (29/7/2020) pukul 19.18 Wita, mediasi internal Partai Golkar Mabar sedang berlangsung. Agenda pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mabar belum dimulai. *(obe)

Artikel ini telah dibaca 2272 kali

Baca Lainnya
x