Headline Manggarai Barat

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:34 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Iptu Ridwan, S.H sedang diwawancarai para wartawan di TKP, Jumat (29/5/2020) malam. (Foto: Alfonsius Andi)

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Iptu Ridwan, S.H sedang diwawancarai para wartawan di TKP, Jumat (29/5/2020) malam. (Foto: Alfonsius Andi)

Nasib Malang Pekerja Bukit Cinta Labuan Bajo (2)

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Empat teman DS sudah pulang ke Jawa sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah kemarin. DS tinggal sebatang kara di rumah kontrakan yang terletak di ruas jalan Padang SMIP menuju Wae Sambi, Desa Batu Cermin Labuan Bajo.

DS ditemukan membusuk di kamar kontrakan itu, Jumat (29/5/2020). Korban meninggal diduga karena penyakit jantung yang diderita DS. Sebab tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hari ini, Sabtu (30/5/2020) 13.00 WITA, jenazah DS telah dikuburkan sesuai protokol covid-19 di lokasi pekuburan milik Pemkab Mabar di Menjerite, arah utara Kota Labuan Bajo.

Informasi ini dihimpun dari, Max, pemilik rumah kontrakan saat mayat ditemukan, Jumat (29/5/2020) menuturkan, DS bersama empat temannya kontrak rumahnya selama enam bulan. Terhitunga sejak Maret hingga Agustus 2020 mendatang. Nilai kontrakan sebesar Rp 2.500.000 per bulan. Semula rumah kontrakan itu ditempati empat temas DS sejak 22 Maret 2020. Sedangkan DS mulai menempati kontrakan itu awal April 2020.

“Mereka lima orang tinggal bersama-sama di kontrakan saya ini. Empat orang sejak tanggal 22 Maret sudah tempati rumah kontrakan ini. Sedangakan DS kemudian sekitar awal April. Kerja mereka ledak bukit Cinta Labuan Bajo,” jelas Max.

Sejak rumah itu dikontrakan, demikian Max, mereka kontrak rumah lain di Bandara. Keluarga Max menetap di kontrakan itu. Sedangkan Max bekerja di Ruteng.

Menurutnya, sebelum DS ditemukan meninggal, pada Rabu (27/5/2020) siang, pinjam motor tetangga kontrakan. Tetangga kontrakan merupakan teman istri pemilik kontrakan yang ditempat DS. Namun Max tidak mengetahui urusan, DS, ketika meminjam motor tetangganya itu.

Rina, pemilik motor saat ditemui floreseditorial.com , Jumat (29/5/2020) mengaku motor Mio M3 dengan nomor polisi 6461 GC tersebut dirental Pak Bony, bos DS, selama tiga bulan.

“Sejak tiga bulan lalu motor saya dirental Pak Bony,” ujar ibu Rina singkat.

*(Robert Perkasa)

Artikel ini telah dibaca 3042 kali

Baca Lainnya
x