Manggarai Timur

Minggu, 8 September 2019 - 06:42 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Program pengembangan dan pengelolaan jaringan rawa di desa Haju Wangi kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur (Foto: TeamYPF/Yopie Moon)

Program pengembangan dan pengelolaan jaringan rawa di desa Haju Wangi kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur (Foto: TeamYPF/Yopie Moon)

Bangun Irigasi Ke Persawahan Wae Loe, Warga Sampaikan Terimakasih Pada Pemkab Matim

Floreseditorial.com, Borong – Program pengembangan dan pengelolaan jaringan rawa di desa Haju Wangi kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur masih dalam proses pengerjaan.

Paket pengerjaan Swakelolah PUPR Manggarai Timur ini berlokasi di daerah persawahan Wae Loe desa Haju Wangi Kecamatan Lamba Leda dan dikerjakan oleh CV Electra.

Pantauan Floreseditorial.com pada Sabtu (7/9/2019) di lokasi, pengerjaan proyek tersebut juga melibatkan sebagian masyarakat desa Haju Wangi. Mereka dilibatkan dalam pengumpulan dan pengangkatan material menuju lokasi proyek.

Honoriktus Riberu, Kepala tukang dalam pengerjaan proyek irigasi ini menyampaikan bahwa volume kerja selama delapan belas hari sudah memasuki 194 m dari ketentuan 405 m finising selama 120 hari kerja.

“Dalam pengerjaan ini kami tentunya menjaga kualitas pembangunan, kami kerja sesuai dengan juknis dan ketentuan yang ada, dan masyarakat yang punya sawa di sini juga menyambut pengerjaan ini dengan baik,” ungkap Honoriktus.

Honoriktus juga menambahkan, pengerjaan proyek tersebut, juga melibatkan masyarakat, baik dalam bekerja maupun mengawasi pengerjaan kami.

Sementara itu Tresia Sneng, masyarakat dusun Cunga Ramba Desa Haju Wangi mengungkapkan bahwa masyarakat senang dengan program yang diberikan oleh pemerintah dalam pengerjaan irigasi di Persawahan warga.

“Tentunya ini memudahkan masyarakat dalam kebutuhan air di Persawahan.VPengerjaan proyek ini sangat memudahkan kami, kami juga ikut kerja dan tidak secara langsung pemerintah Manggarai Timur sudah memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat desa Haju Wangi, karena kami juga bersama ibu-ibu yang lain ikut nikmat proyek ini,” imbuh Tresia.

Masyarakat lainnya Hendrikus Sykur juga menyampaikan ucapan sykur dan terima kasihnya kepada Pemda Matim, yang telah melanjutkan pengerjaan irigasi di daerah persawahannya.

“Pengerjaan proyek irigasi ini, sangat membantu Masyarakat di sini, semuanya dilibatkan kerja, masyarakat sangat puas dengan hal ini, sampai pengerjaan proyek ini selesai, kami tetap mendukung dan tenaga kami masih siap untuk berkerja,” tandas Hendrikus.

Diketahui proyek Irigasi yang di kerjakan oleh CV Electra ini dikerjakan dengan Pagu anggaran sebesar Rp.371.489.760,00 juta dengan jangka waktu 120 hari waktu kerja.

Laporan : Yopie Moon

Artikel ini telah dibaca 217 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya