Headline Manggarai Timur

Selasa, 10 Maret 2020 - 12:29 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Ilustrasi

Ilustrasi

Drama Menangis Batalkan SK Mutasi Bupati Manggarai Timur

Floreseditorial.com, Borong – Mutasi jabatan adalah hal biasa di lingkungan pemerintahan. Mutasi jabatan merupakan salah satu bentuk pembaharuan kinerja. Mutasi bisa berdampak pada semangat kerja karena diperhadapkan dengan tugas dan tantangan baru.

Selain itu, bila mutasi dengan jabatan, makan wajib dipahami bukan sebuah kehendak, melainkan kepercayaan. Aparatur Sipil Negara (ASN) saharusnya siap untuk ditempatkan dimana saja sesuai dengan kebutuhan daerah. Hal ini tentu bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Namun berbeda dengan EDFD, seorang ASN yang bertugas sebagai salah satu Kasubag di Bagian Humas Setda Kabupaten Manggarai Timur yang dikabarkan menolak dimutasi oleh Bupati Manggarai Timur.

Batalnya mutasi EDFD Sontak menjadi bahan diskusi sejumlah aparatur sipil negara di kabupaten Manggarai Timur yang terekam jejak digital.

Informasi yang dihimpun media ini, meski Bupati Manggarai Timur Agas Andreas SH.M.Hum telah memutasi yang bersangkutan ke salahsatu dinas, nyatanya hingga kini EDFD masih berkantor di Bagian Humas Setda kabupaten Manggarai Timur.

Dikabarkan, EDFD mendatangi wakil Bupati Manggarai Timur Drs.Jaghur Stefanus sembil menangis memohon agar tidak memutasi dirinya. Alhasil Surat keputusan agar EDFD dimutasi pun dibatalkan.

Dihubungi melalui sambungan telepon pada Selasa (10/03/2020), Kaban BKPSDM Kabupaten Manggarai Timur Yustina Ngidu mengaku belum mengetahui hal tersebut.

“Saya belum mengetahuinya, soalnya saat pelantikan itu kemarin saya sedang berada di Jakarta,” kata Yustina Ngidu.

Seorang aparatur sipil negara yang bertugas di Lehong kepada media ini menjelaskan bahwa hal tersebut bisa berdampak buruk.

“Kedepan bisa berdampak fatal, sebab semua orang bisa dengan cara menangis menangis untuk batalkan SK Bupati lalu ikuti kemauan dia, dan juga sebaliknya, bisa dengan menangis menangis bisa dapat jabatan,” tukas ASN yang enggan namanya dimediakan itu.

Sementara hingga berita ini dipublikasikan, media ini belum berhasil menghubungi Bupati Manggarai Timur terkait batalnya SK Mutasi EDFD tersebut.

Laporan : Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 2360 kali

Baca Lainnya
x