Manggarai Timur

Jumat, 29 September 2017 - 06:53 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Laurentius Ni, S.H, M. H

Laurentius Ni, S.H, M. H

Hukuman Menjilat  Jamban Adalah Sebuah  Penghinaan Besar

Borong, floreseditorial.com  –  Dosen STKIP St.  Paulus Ruteng Laurentius Ni, SH., MH.,  menyebutkan bahwa  hukuman menjilat closet (Jamban)  adalah sebuah  penghinaan besar kepada siswa yang bersangkutan.

Menurutnya,  sejumlah  persoalan kekerasan fisik hingga penyiksaan  yang tak wajar di sejumlah  sekolah  dikabupaten Manggarai Timur membuktikan bahwa  ada yang tidak beres dengan situasi pendidikan  di Kabupaten Manggarai Timur.

“Situasi pendidikan di Manggarai Timur sudah  sangat memprihatinkan” Jelas Laurentius

Menurutnya metode pendidikan  seperti  apa yang di pakai  oleh para  tenaga pendidik dikabupaten Manggarai Timur

“Pendidikan macam apa  yang diterapkan oleh oknum guru di Matim” Tegas Laurentius Ni

Loading...

Menurutnya Persoalan tersebut hanyalah persoalan sepele karena menggunakan bahasa daerah Manggarai disekolah.

Ia mempertanyakan  penyiksaan  yang diberikan kepada para murid yang mesti disuruh jilat WC.

“Itu sebuah penghinaan besar terhadap anak didik dan tidak ada rasa perikemanusiaan yang ada pada diri guru yang bersangkutan” Ujar Kandidat doktor hukum itu.

Laurentius berharap agar oknum guru tersebut diberhentikan dari profesi sebagai seorang guru

“Dia tidak layak disebut sebagai seorang pendidik yang dapat mencerdaskan anak bangsa” Ungkapnya

Ia mendesak agar Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (PK)  Matim harus memberhentikan guru tersebut (kalau dia guru honorer).

“Banyaknya persoalan guru di Manggarai Timur adalah bukti lemahnya pengawasan dari UPTD kecamatan, Ini pelajaran buruk dalam pendidikan di Manggarai Timur” Tukas Laurentius.

Dikonfirmasi terpisah,  kepala  dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur,  Frederika Sock menjelaskan bahwa dirinya akan segera  mengurus proses pemecatan oknum  guru tersebut.

“Oknum  guru  tersebut harus ditindak  dengan tegas,  dia akan saya berhentikan dari  tenaga pendidik” Tukas Frederika saat dikonfirmasi floreseditorial.com pada jumat (29/09) siang. **(Andre-FE)

Artikel ini telah dibaca 523 kali

Baca Lainnya