Manggarai Timur

Jumat, 14 Juni 2019 - 12:22 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Ilustrasi Dana Desa (malukunews)

Ilustrasi Dana Desa (malukunews)

Kades Golo Wontong Diduga Tilep Dana Desa

Floreseditorial.com, Borong – Kepala desa Golo Wontong, kecamatan Lamba Leda, kabupaten Manggarai Timur Nikolaus Ganus disinyalir telah menyalahgunakan dana desa sisa lebih anggaran (SILPA) tahun anggaran 2017.

Hal ini diketahui dari mangkraknya sejumlah proyek yang bersumber dari dana desa tahun 2017 seperti Pembangunan Kantor Desa, Rabat Jalan Poros Bitu – Liang Dalo.

Diketahui pada tahun anggaran 2017, desa tersebut mengalami SILPA sebesar Rp. 94.059.595.(sembilan puluh empat juta lima puluh sembilan ribu lima ratus sembilan puluh lima rupiah).

Basilius Hartoyo, salah seorang tokoh masyarakat Desa Golo Wontong kepada floreseditorial.com menjelaskan bahwa banyak proyek yang dikerjakan menggunakan dana desa dari tahun 2015-2018 yang amburadul dalam proses pengerjaannya.

Loading...

Ditahun 2017, katanya lebih lanjut, Tipikor sempat datang memeriksa kepala Desa Golo Wontong berkaitan dengan proyek 2015/2016 yang tidak dikerjakan.

“Setelah pemeriksaan itu di depan masyarakat Tipikor mengatakan bahwa proyek desa bermasalah. Tetapi sampai dengan saat ini belum ada kejelasan dari pihak tipikor,” ungkapnya.

Ia berharap agar pemerintah melalui inspektorat dan dinas Pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Timur untuk segera datang ke desa Golo Wontong.

“Mohon di cek, karena pada prinsipnya ini uang rakyat untuk kesejahteraan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi” tukasnya.

Pada bagian akhir wawancara ia menjelaskan bahwa jika Inspektorat dan DPMD kabupaten Manggarai Timur tidak merespon permintaan masyarakat ini, maka masyarakat dan tokoh masyarakat Golo Wontong akan melaporkan dugaan penyalahgunaan dana desa tersebut ke kejaksaan.

Tertutupnya management pengelolaan dana desa Golo Penting juga dikeluhkan oleh wakil ketua BPD desa tersebut.

Wakil ketua BPD desa Golo Wontong Yohana F. Mulia Mengatakan bahwa dalam penyusunan APBDES Golo wontong, kepala desa tidak melibatkan BPD.

“Sehingga BPD tidak tau menyangkut dengan alokasi dana desa, selama ini juga dilihat bahwa pengelolaan dana desa sangat tertutup, apalagi desa golo wontong ini, tidak memiliki spanduk APBDes, sehingga masyarakat juga tidak tau,” katanya.

Sedangkan pendamping lokal desa (PLD) Alosius Nowang dalam kepada media ini mengatakan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan sekitar tiga minggu yang lalu menunjukan bahwa banyak proyek dana desa 2018 di Golo Wontong mangkrak.

“Hanya jalan tani Bitu-Wae Ramut yang mencapai delapan puluh persen pengerjaannya, saya sudah ingatkan kepala desa untuk segera dilanjutkan pekerjaanya,” tukas Nowang.

Sementara kepala desa Golo Wontong Nikolaus Ganus tak bisa dihubungi media ini, selain karena memang kepala desa Golo Wontong jarang berada di desa tersebut, beberapa kali ditelepon tetapi tak direspons.

Laporan : Nikolaus Tari

Artikel ini telah dibaca 2184 kali

Baca Lainnya