Headline Manggarai Timur

Senin, 20 Januari 2020 - 00:37 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Lehong, kawasan yang kini menjadi pusat administrasi Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur (Ist)

Lehong, kawasan yang kini menjadi pusat administrasi Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur (Ist)

Konflik Tanah Lehong, Camat Borong Tegur Keras Kedes Gurung Liwut

Floreseditorial.com, Borong – Terkait masalah tanah Lehong yang merupakan tanah hak ulayat Masyarakat Hukum Adat Gendang Ara, ternyata tidak hanya Dr. Deno Kamelus, S.H., MH, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati di tahun 2007 yang diketahui pernah mengeluarkan Surat Edaran berisi peringatan dan perintah penghentian tindakan yang disebut “berindikasi penipuan” sebagaimana sebelumnya diberitakan floreseditor.com, tetapi juga Camat Borong Egidius Asa, S.Sos.

Camat Borong Egidius Asa memberikan teguran keras kepada Kepala Desa Gurung Liwut untuk menghentikan pelayanan penandatanganan Surat Keterangan Jual Beli Tanah di Lokasi Lehong lewat Surat Nomor: Pem.054.5/514/X/2011, tertanggal 17 Oktober 2011.

Dalam Surat Teguran tersebut Camat Borong Egidius memberikan beberapa contoh kasus. Pertama, kasus Eduardus Landu berhadapan dengan Sdr. Fransiskus Nggawa dan Ibu Lusia Paul, dalam masalah tanah di Lehong, titik Wejang Wejang Congkar. “Kedua belah mengaku salah, dan sudah dibekuk,” tulis Camat Borong Egidius dalam Surat tersebut.

Kedua, kasus Sdr. Marten Ayu dan Adrianus Natur yang mengkomplain tanah Pemda di Lehong batas bagian Timur di titik pilar ujung utara. Kedua belah pihak juga mengaku salah.

Dan ketiga, Camat Borong menolak menandatangani surat keterangan kepemilikan tanah lokasi Lehong di titik berbatasan langsung dengan tanah Pemda bagian Timur, a.n. Sdr. Rius Regiang, yang telah dibubuhi tandatangan/cap Kepala Desa Gurung Liwut. “Ingat yang Sdr. lakukan itu “salah” begitu peringatan Camat Borong.

Menurut Tu’a Gendang Ara Pesek, Mateus Lapur, nam-nama yang tertulis dalam Surat Teguran Camat tersebut bukan warga Gendang Ara Pesek.

Di dalam Surat Teguran tersebut, Camat Borong Egidius juga menyampaikan catatan berupa “Pernyataan dan Perintah”: Pertama, memberikan teguran keras kepada Sdr. Kepala Desa Gurung Liwut yang telah melayani permintaan akan rekomendasi atau keterangan hak milik tanah, dan agar tidak diulang lagi; Kedua, khusus tanah Lehong, di luar tanah Pemda Kabupaten Manggarai Timur, jika ada permintaan hak atau pengaduan masalah, Camat perintahkan kepada Kepala Desa Gurung Liwut agar urusan tersebut “Pending”, gantung, bahkan dibatalkan; Ketiga, Segera menarik kembali, dan/atau membatalkan kepada setiap orang rekomendasi ataupun surat keterangan kepemilikan perseorangan hak atas tanah di sekitar Lehong (di luar tanah Pemda Kab. Manggarai Timur). Jika tidak, maka resiko hukum akan ditanggung Kepala Desa Gurung Liwut.

Surat Teguran tersebut di samping ditembuskan kepada Bupati Manggarai Timur, Wakil Bupati Manggarai Timur, Kaban Kesbang Pol Kab. Manggarai Timur, Kasat Pol. PP Kab. Manggarai Timur, Danramil 1612-04 Borong, Kapolsek Borong, juga kepada Tu’a Gendang Ara.

Laporan: Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 1100 kali

Baca Lainnya
x