Headline Manggarai Timur

Selasa, 28 Juli 2020 - 21:35 WIB

6 hari yang lalu

logo

Vinsensius Reamur, S.E. (Foto: Ist)

Vinsensius Reamur, S.E. (Foto: Ist)

Nahas Digeser, Sil Reamur Pimpin Golkar Matim

Borong, floreseditorial.com – Yohanes Nahas, digeser dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II, Partai Golongan Karya (Golkar), Kabupaten Manggarai Timur (Matim). Posisi, Nahas, diganti, Vinsensius Reamur, untuk masa bhakti 2020-2025.

Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) V Kota Komba itu, dipilih secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Hotel Kasih Sayang-Borong, Selasa (28/7/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri empat organisasi sayap dan pengurus Partai Golkar dari sembilan kecamatan di kabupaten itu.

Kepada awak media, Ketua Dewan Pimpinan Daerah II Golkar, periode 2020-2025 itu, mengatakan, menjadi ketua partai merupakan suatu kepercayaan luar biasa yang diberikan jajaran pengurus partai.

“Sistem aklamasi ini sangat baik sehingga tidak menimbulkan keributan. Untuk perencanaan ke depan, wajib hukumnya saya membesarkan partai ini,” tegas Reamur.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua kader yang telah mendukung dan membesarkan Partai Golkar Manggarai Timur. Hal itu dibuktikan melalui kemenangan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Manggarai Timur selama dua periode. Dalam perjalanannya, diakui Melki, partai besutan, Airlangga Hartarto, itu tentu mengalami banyak kekurangan. Namun, ke depan diharapkan menjadi lebih baik.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menjelaskan, Musda kali ini mencerminkan sila ke-4 Pancasila. Sehingga, tidak hanya menentukan ketua, tetapi membesarkan partai dengan program yang menyentuh masyarakat.

“Kepada ketua terpilih, diharapkan bisa menampung aspirasi dan mengelolanya dengan baik. Kepentingan kaderisasi dan program-program partai untuk kepentingan banyak orang,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Fransiskus Sarong, Maksi Adi Patipari dan Mita Glegur. (knj)

Artikel ini telah dibaca 660 kali

Baca Lainnya
x