Manggarai Timur

Selasa, 25 Juni 2019 - 17:22 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Maria Adelheid Mo'o (Foto: republika.go.id)

Maria Adelheid Mo'o (Foto: republika.go.id)

Pedagang Apresiasi Rencana Pemerintah Bangun Pagar Keliling di Pasar Borong

Floreseditorial.com, Borong – Pedagang pasar Borong mengapresiasi niat pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur yang akan membangun pagar  keliling di pasar Borong.

Hal ini diungkapkan Maria Adelheid, salah seorang penjual Sayur di Pasar Borong pada media ini, Selasa (25/06).

“Selama ini, banyak pedagang yang berjualan di atas tenah pribadi tetapi mengambil pembeli yang datang ke pasar milik pemerintah, dan mereka tidak membayar retribusi (SKRD) kepada pemerintah,” tutur Adelheid.

Akibatnya, kata Adel, pengguna pasar harus berbagi konsumen dengan mereka yang berjualan di tanah pribadi, “sementara kami para pengguna pasar yang berjualan di dalam pasar Borong harus bersaing dengan mereka, padahal kami membayar SKRD setiap tahunnya,” kata Adelheid yang sudah 25 tahun menjadi pedagang di pasar Borong itu.

Loading...

Ia menjelaskan bahwa dirinya mengapresiasi niat pemerintah yang akan membangun pagar keliling pasar Borong.

“Sehingga tidak ada pedagang yang berjualan di tanah pribadi tanpa berkontribusi bagi daerah berupa SKRD, dan yang ingin berdagang, harus masuk kedalam pasar,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa, banyak lapak bangunan milik pemerintah yang kosong dan ditinggalkan pedagang karena sepi.

“Karena pembeli cuma berbelanja di pinggir jalan masuk dan keluar pasar Borong, padahal pedagang yang berjualan di lokasi tersebut tidak pernah membayar retribusi pada pemerintah, hingga mengakibatkan para pedagang yang berjualan di dalam lapak milik pemerintah meninggalkan lapaknya dan ikut berjualan di kawasan tersebut,” tutup Adelheid.

Senada diungkapkan Muhammad, seorang pedagang Sepatu di Pasar Borong.

Ia menjelaskan bahwa dirinya merasa sangat bersyukur dengan rencana tersebut.

“Betul sekali pak, harus di pagar, biar semua pembeli bisa masuk kedalam pasar,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam rangka menertibkan aset pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur berupa tanah milik pemerintah yang berada di kawasan pasar Borong, pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur menggelar sosialisasi di pasar Borong, Selasa (25/06).

Sosialisasi yang digelar dengan melibatkan sejumlah stake holder seperti pihak kepolisian Sektor Borong, Dandramil 1612-04 Borong dan sejumlah Organisasi perangkat Daerah (OPD) terkait lingkup pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur ini berlangsung aman tanpa protes masyarakat.

Kepada media ini, PLT. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Pedagang (Koperindag) kabupaten Manggarai Timur Fransiskus Petrus Sinta menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut adalah dalam rangka penertiban aset pemerintah daerah.

“Kita mau tertibkan tanah Pemda yang ada di kawasan pasar Borong,” kata Fransiskus.

Menurutnya, banyak pengguna pasar yang berjualan di tanah pribadi tetapi telah menggunakan tanah Pemerintah daerah.

Selain itu, ditemukan pula bangun permanen milik warga yang dibangun hingga meringsek masuk ke tanah milik pemerintah.

Ia menegaskan bahwa, usai penertiban, Pemerintah daerah akan membangun pagar pembatas atas tanah warga dan tanah milik pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur.

Laporan : Andre Kornasen





Artikel ini telah dibaca 217 kali

Baca Lainnya