Cheap NFL Jerseys From China Cheap Jerseys Wholesale Jerseys

Headline Manggarai Timur

Kamis, 3 September 2020 - 17:57 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Separuh kursi DPRD Kabupaten Manggarai Timur, kosong saat Paripurna XV. (Foto: Ignas Tulus)

Separuh kursi DPRD Kabupaten Manggarai Timur, kosong saat Paripurna XV. (Foto: Ignas Tulus)

Separuh Kursi DPRD Matim Kosong Saat Paripurna

Borong, floreseditorial.com – Separuh kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), kosong saat Rapat Paripurna ke XV masa Sidang III DPRD Kabupaten Matim.

Paripurna dengan agenda jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Matim terhadap nota pengantar Rancangan Kebijakan Umum (KUA) dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (PPAS) perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020 itu, sontak menarik perhatian awak media dikarenakan sebanyak 15 kursi lengang.

Meski sidang tersebut diduga telah melanggar peraturan DPRD Kabupaten Matim No 1 Tahun 2019 tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Matim, nyatanya Paripurna tersebut tetap dilanjutkan.

Separuh kursi DPRD Kabupaten Manggarai Timur, kosong saat Paripurna XV. (Foto: Ignas Tulus)

Diketahui, Tatib tersebut mengatur bahwa Paripurna baru bisa dilanjutkan jika anggota DPRD yang hadir memenuhi forum yakni 50 + 1 atau harus berjumlah 16 orang dari jumlah 30 orang anggota DPRD Kabupaten Matim.

Untuk diketahui, hari ini, Kamis (3/9/2020), DPRD Kabupaten Matim menggelar dua Paripurna sekaligus. Paripurna ke XIV digelar dengan agenda laporan hasil pembahasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) atas empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Matim. Jumlah anggota DPRD yang terpantau hadir sebanyak 18 orang, dimana jumlah ini telah memenuhi ketentuan Tatib yang tertuang dalam peraturan DPRD No 1 Tahun 2019. Namun, pada Paripurna berikutnya, tiga anggota DPRD Matim tidak hadir, hingga menyisakan 15 anggota DPRD Kabupaten Matim.

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Matim yang ditemui media ini usai Paripurna, menjelaskan, ketiga anggota tersebut tidak mengikuti Paripurna karena ada urusan yang harus segera ditangani. (igt)

Artikel ini telah dibaca 1089 kali

Baca Lainnya
x