Manggarai Timur Video

Minggu, 7 Juli 2019 - 21:53 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Yuliana Risa (Foto: TeamYPF/Andre Kornasen)

Yuliana Risa (Foto: TeamYPF/Andre Kornasen)

Yuliana Risa, 14 Tahun di Atas Tempat Tidur

Floreseditorial.com, Borong – Potret kehidupan yang mengiris hati di Kabupaten Manggarai Timur, NTT, kembali terlihat di tengah hiruk pikuknya kabupaten yang tengah sibuk mengurus wilayah perbatasannya itu.

Seperti yang dialami Yuliana Risa (14) seorang putri di Kampung Lamba, Desa Golo Nderu, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, harus pasrah dengan kondisinya yang tak berdaya akibat lumpuh yang dideritanya selama bertahun-tahun.

Di usia yang masih belia, Yuliana Risa, hanya bisa meratapi nasib, sampai kapan ia akan bertahan pada kondisinya yang cuma bisa berbaring di atas tempat tidur.

Meski tak bisa bicara, anak kelahiran 22 Desember 2014 itu tetap berusaha untuk menyapa setiap orang yang datang ke rumah walau dengan suara yang tak sempurna.

Selama kurang lebih 14 tahun, ia hanya menghabiskan hari-harinya di tempat tidur di sebuah rumah di kampung Lamba.

Anak dari pasangan Sebinius Magur dan Karolina Reni mengalami kelumpuhan sejak usainya masih tiga bulan.

Karolina Reni, ibu Yuliana yang selama ini tulus dan iklas merawat, mengaku anakanya itu lumpuh sejak masih kecil.

“Beberapa tahun yang lalu saat berusia 3 bulan, Yuliana menderita sakit dan pernah di rumah sakit Ben Mboi Ruteng untuk mendapatkan perawatan,” cerita Karolina saat ditemui media ini dikediama di Lamba, Minggu (07/07).

Namun karena kondisinya semakin parah, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk merawatnya di rumah.

“Selama ini, tak ada yang peduli terhadap kondisi anak kami, setiap hari kami merawatnya kita harus beli popok karena ia tidak bisa berjalan. Apa lagi bangun untuk membuang hajat”,tutur ibunya.

Karolina juga mengungkapkan, selama ini tidak mendapatkan perhatian khusus berupa bantuan pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur.

“Sampai saat ini belum ada bantuan apapun dari pemerintah,” ungkapnya.

Laporan : Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 457 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya