Manggarai

Jumat, 30 Agustus 2019 - 13:32 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Seminar Kebangsaan yang dihadiri Bupati Manggarai sebagai Narasumber dilaksanakan di SMAK ST.Gregorius Reo (Foto: TeamYPF/Adrianus Paju)

Seminar Kebangsaan yang dihadiri Bupati Manggarai sebagai Narasumber dilaksanakan di SMAK ST.Gregorius Reo (Foto: TeamYPF/Adrianus Paju)

Bupati Deno Minta Masyarakat Gali Lubang Dan Bakar Sampah Sendiri

Floreseditorial.com, Ruteng – Seminar Kebangsaan yang dihadiri Bupati Manggarai sebagai Narasumber dihadiri oleh masyarakat lintas Agama, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pelajar dan orang muda lintas agama yang dilaksanakan di SMAK ST.Gregorius Reo, Jumat 30/8/2019.

Kegiatan seminar ini dilaksanakan dalam Konteks Pembangunan Masyarakat NTT, Gereja Katolik Keuskupan Ruteng dalam hal ini Kevikepan Reo berupaya untuk merajut kembali semangat kebangsaan dalam bingkai NKRI di tengah Keberagaman masyarakat.

Kepada media ini, ketua penyelenggara kegiatan seminar Kebangsaan tersebut RD.Louis Jawa menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program pastoral tahun pelayanan kali ini dengan menghadirkan masyarakat lintas agama diharapkan dapat mencapai sasaran sebagai kelajutan dialog tahun lalu untuk merajut persaudaraan para pemuda lintas agama.

“Gereja Katolik Kevikepan Reok terpanggil untuk dialog kehidupan dengan masyarakat lintas agama, lintas budaya dan ekonomi yang menjadi awal gerakan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas,” katanya.

Seminar Kebangsaan dengan Tema “Merajut Semangat Kebangsaan dalam Pembangunan Provinsi NTT di Kawasan Pantai Utara Flores Konteks Kevikepan Reo Keuskupan Ruteng” merupakan bentuk kepedulian pada cita-cita bangsa dan semangat pembangunan masyarakat NTT untuk kesejahteraan dan keadilan sosial yang merata di seluruh wilayah bangsa ini.

Bupati Manggarai Hadir Sebagai Narsumber

Hadir sebagai narasumber, Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus SH.MH. Dalam materinya ia menekankan peningkatan Sumber daya manusia dan Pembangunan Kawasan Pantai Utara.

Menurut Deno, 61 Tahun NTT dan Kabupaten Manggarai, perlu dibangun dengan memperdayakan manusia-manusia yang unggul sesuai dengan profesinya masing-masing untuk mencapai Indonesia yang maju dan berkwalitas.

Dengan pembangunan wilayah kawasan pantai utara, kata Deno, dipandang perlu untuk menggunakan potensi-potensi daerah yang dimiliki dan Infrastruktur lintas pantai utara yang akan dibangun secepatnya.

“Sehingga potensi wisata di daerah pantura dapat di kembangkan,” kata penyandang gelar Doktor itu.

Terkait masalah sampah yang menjadi perbincangan hangat selama ini, juga dibicarakan oleh Deno saat seminar berlangsung. Bupati Deno menjelaskan bahwa tempat pembuangan akhir sampah pasti ada kalau tempatnya ada.

“Tempat pembuangan akhir sampah pasti ada kalau tempatnya ada. Masyarakat diharapkan untuk menertibkan sampah di rumahnya dengan menggali lubang dan membakarnya sendiri,” keta Deno Kamelus.

Laporan Adrianus Paju

Artikel ini telah dibaca 257 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya