Manggarai

Kamis, 15 Agustus 2019 - 17:09 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Herybertus GL Nabit

Herybertus GL Nabit

Hery Nabit Tetap Jadi Primadona

Floreseditorial.com, Ruteng – Lonceng pilkada manggarai menyisahkan hitungan bulan. Perlahan-lahan tensinya beranjak naik. Isu-isu dan rumorpun berseliweran,meskipun sampai detik ini, belum ada pihak yang secara terbuka mengumumkan kesediaannya untuk maju di ajang demokrasi tersebut. Rata-rata memasang strategi wait and see.
Semua sepertinya sedang menahan diri sambil membaca peta kekuatan lawan.

Sampai hari ini kabar pecah kongsinya Deno Madur, masih juga samar-samar. Bahkan ada pihak yang membaca isu perpecahan ini sebagai strategi Deno Madur untuk menaikan elektabilitas Viktor Madur, sehingga bisa mendongkrak elektabilitas paket DM yang cenderung stagnan, bahkan menurun karena sentimen negatif terkait beberapa program DM yang dianggap gagal, meskipun hal ini masih bisa diperdebatkan.

Setali tiga uang dengan isu perpecahan itu, maka isu tentang siapa calon pasangan Deno kamilus atau pasangan Viktor Madur jika berpisah tak kalah seksi.

Viktor Madur disebut-sebut akan mengajak politisi dan mantan seterunya pada pilkada sebelumnya Hery Nabit untuk jalan bersama dipilkada mendatang, tinggal menunggu siapa yang didapuk jadi bupati dan siapa wakil bupatinya, tentu tergantung pada banyak aspek.

Publik memperkirakan jika skenario ini berjalan maka Deno akan kewalahan. Disisi lain spekulasi terhadap siapa yang akan diajak Deno untuk menjadi wakilnyapun berkembang di masyarakat.

Nama Hery Nabitpun digadang-gadang sebagai pasangan yang paling tepat jika Kamilus ingin menang mudah. Banyak pihak memperkirakan Heri Nabit akan menjadi primadona pada pilkada kali ini dan dengan sedikit perhitungan yang tepat dalam mencari wakilnya maka Heri akan menjadi the next leadernya Tanah Congka sae.

Diluar skenario diatas juga beredar nama-nama tokoh lain di media daring, yang khabarnya akan ikut meramaikan pentas lima tahunan. Sebut saja birokrat seperti Heri Ngabut, Gusti Ganggut, atau tokoh muda seperti Jefrin Haryanto, yang diisukan menjalin komunikasi dengan pihak kamilus, sebagai skenario lain buat Deno jika gagal mengandeng Heri Nabit.

Ramainya perbincangan di media sosial tentang paket DJ (Deno-Jefrin), mengindikasikan hal itu.

Meskipun ketika dikonfismasi Floreseditorial.com, Jefrin mengaku belum mendengar kabar itu. Jefrin menduga ada pihak yang sengaja menghembuskan isu itu agar memecah Satarmese. Mereka tentu tahu, bahwa untuk menghadang Heri adalah dengan menaikan kader lain dari satarmese yang juga masih muda.

Jefrin Haryanto sendiri mengaku, ada beberapa pihak sudah mengkomfirmasi dirinya, tapi jawaban saya tetap sama, bahwa di politik semua kemungkinan bisa terjadi, jadi biarkan mengalir saja, nanti semesta akan menunjukkan jalannya.

Jefrin sendiri lebih fokus pada survey kepuasan publik terhadap pemerintahan Deno Madur di periode kemarin.

Jika tingkat kepuasan masyarakat dibawah 60 porsen maka orang lain berhak menawarkan gagasan, tapi kalau masih diatas 70 porsen, maka agak sulit mengalahkan imcumbent.

“Terus terang kami lagi fokus melalukan survey, belum berpikir untuk terlibat didalam politik praktis. Semua harus dihitung, karena politik modern, pengelolahannya berbasis ilmiah, supaya terukur dan efesien,” tutur Jefrin diakhir wa nya.

Laporan : Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 191 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya