Manggarai

Kamis, 4 Juli 2019 - 00:28 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Maksimilianus Tarsi (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Maksimilianus Tarsi (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Inspektorat Manggarai Akui Belum Optimal Jalankan Pengawasan Internal

Floreseditorial.com, Ruteng – Inspektorat kabupaten Manggarai mengakui pihaknya belum optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengawas internal pemerintah daerah kabupaten Manggarai.

Beberapa persoalan di kabupaten Manggarai, termasuk persoalan di desa yang seharusnya menjadi tugas dan kewenangan inspektorat untuk mengaudit sejumlah dugaan penyelewengan dana desa dan persoalan lainnya bahkan mandek hingga bertahun-tahun.

Sorotan akan lambannya tugas inspektorat di kabupaten yang dipimpin oleh Deno Kamelus ini terus datang dari berbagai kalangan.

Beberapa kalangan bahkan menyebutkan bahwa pengawasan internal di kabupaten tersebut berangsur – angsur mulai lumpuh akibat belum optimalnya kinerja mereka.

Ketika ditemui Floreseditorial.com pada Rabu (03/07), Sekertaris Inspektorat kabupaten Manggarai Maksimilianus Tarsi mengakui pihaknya tidak optimal dalam menjalankan pengawasan internal.

Hal tersebut, kata Maksimilianus, dikarenakan keterbatasan anggaran yang dialokasikan ke Inspektorat kabupaten Manggarai dan kurangnya tenaga lapangan.

Ia menjelaskan bahwa, pemeriksaan terhadap setiap persoalan yang ada di kabupaten Manggarai termasuk persoalan di desa baru bisa dilakukan setelah ada perencanaan dan atas perintah Bupati.

“Melakukan pemeriksaan termasuk terhadap desa – desa yang terindikasi bermasalah itu di rencanakan pada tahun sebelumnya, jadi kalau ada laporan dari masyarakat baru kita turun atas perintah pak Bupati”, kata Maksi, Rabu(03/07).

Saat ditanyai media ini apakah pihak Inspektorat kabupaten Manggarai tidak mengusulkan anggaran saat pembahasan anggaran bersama DPRD, Maksimilianus menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengusulkan anggaran.

“Iya pernah tetapi uang kita di daerah ini sangat terbatas, jadi bukan hanya untuk pemeriksaan saja anggaran kita,” kata Maksimilianus.

Ia menjelaskan bahwa, beberapa laporan bahan ada yang sudah bertahun-tahun mengendap di meja Inspektorat karena belum diperiksa.

“Ada yang sudah dua sampai tiga tahun belum kita urus,” katanya.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap desa-desa yang terindikasi bermasalah dengan personal di desa.

“Semua desa yang terindikasi bermasalah dengan pengelolaan dana desa maupun persoalan lain, pasti akan kami periksa satu persatu,” tutup Sekretaris Inspektorat kabupaten Manggarai itu.

Laporan: Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 941 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya